banner

Hari Kunjung Perpustakaan Meriah

darikita 16 November 2018
FOTO-FOTO: ANDY RUSNANDY/JABAR EKSPRES KUNJUNGI PAMERAN BUKU: Sejumlah siswa mengunjungi pameran buku di Lantai 3 Gedung Dispusipda Jabar, Kamis (15/11).
vertical banner

BANDUNG – Dinas Perpus­takaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat, bersama berbagai pi­hak, terutama dengan masy­arakat pemustaka merayakan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca di Gedung Dispusipda Jabar, Kamis (15/11) dengan rasa suka cita.

Kepala Dispusipda Jabar Taufiq Budi Santoso men­gatakan, pihaknya meng­gelar berbagai kegiatan sejak tanggal 12 Nopember hingga 17 Nopember dengan beragam acara. Yakni lom­ba mewarnai untuk siswa TK dan SD, bengkel penu­lisan untuk siswa SMP, SMA dan sederajat. Lalu lomba menggambar untuk tingkat SD, SMP dan SMA dengan tema berkunjung ke per­pustakaan.

MEMBACA DI PERPUSTAKAAN: Sejumlah siswa SMA membaca buku di Gedung Dispusipda Jabar Lantai 3 saat merayakan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca Nasional, Kamis (15/11).

”Ada juga bedah buku, pen­tas kabisa, games edukatif, lomba foto dengan tema keluarga membaca,” kata Taufiq.

ads

Ia mengungkapkan, untuk menjangkau layanan perpus­takaan terhadap masyarakat Jabar yang lebih luas, Dis­pusipda Jabar menyeleng­garakan layanan ekstensi layanan yang stationer selain di Jalan Kawaluyaan Indah II Nomor 4 Bandung, juga di Lapang Gazebo yang meru­pakan hasil CSR dari Bank BJB, serta mobil unit perpus­takaan keliling.

PELAJAR ANTUSIAS: Sejumlah pelajar mengunjungi pameran buku di Lantai 3 Gedung Dispusipda Jabar.

”Operasionalnya setiap hari minggu. Di lokasi BKPP, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Garut, Purwakarta, carfreeday perpustakaan, carfreeday kearsipan, Sa­buga carfreeday. Selain melaksanakan pelayanan sistem bulk loan ke bebera­pa perpustakaan masyarakat dan TBM-TBM yang telah mengajukan permohonan titik layan sebelumnya,” jelas dia.

Taufiq menegaskan, Dispu­sipda Jabar terus berbenah diri dalam peningkatan laya­nan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komu­nikasi. Serta publikasi mela­lui berbagai media. Terutama media sosial, pendirian hall of fame, dan pojok gubernur Jawa Barat, dan ruang lear­ning centre.

BERMAIN DI PERPUSTAKAAN: Sejumlah siswa TK, guru, dan orang tua bermain sambil belajar di pusat kegiatan masyarakat Dispusipda Jabar.

Langkah lainnya, kata dia, melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Antara lain dengan pergu­ruan tinggi, Bank Indonesia, State Library Australia Se­latan. Rencananya, pada akhir tahun ini sedang pro­ses melakukan kerjasama dengan Bandarudara Inter­national Jawa Barat (BIJB) dalam mendirikan perpus­takaan di Bandara Kerta­jati dengan nama ”Pabukon Prak Maca”.

Serta kerja sama satu kartu anggota untuk semua dengan pihak Perpustakaan Nasional RI dan perpustakaan umum kabupaten/kota se-Jawa Ba­rat. ”Insya Allah direncanakan 16 Desember 2018 nanti akan launching Street Library un­tuk 27 kabupaten/kota yang dipusatkan acaranya di Kota Tasikmalaya,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menu­turkan, tantangan terbesar dalam membangun budaya gemar membaca masyarakat (literasi) saat ini adalah me­ninggalkan tradisi lisan untuk memasuki tradisi baca tulis. “Membiasakan dan membu­dayakan gemar membaca bukan suatu hal yang mudah,” kata Iwa.

Oleh karenanya, Iwa me­mandang diperlukan adanya strategi dan terobosan-tero­bosan kegiatan yang tepat, dengan proses yang kontinyu dan berkesinambungan di­mulai dari lingkungan kelu­arga, satuan pendidikan dan masyarakat secara terinte­grasi. “Pemprov Jabar sudah banyak melakukan kegiatan dalam rangka mendorong partisipasi minat baca masy­arakat,” tandasnya. (and/adv)

Untuk Anda
Terbaru