BANDUNG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Provinsi Jawa Barat, bersama berbagai pihak, terutama dengan masyarakat pemustaka merayakan Hari Kunjung Perpustakaan dan Bulan Gemar Membaca di Gedung Dispusipda Jabar, Kamis (15/11) dengan rasa suka cita.
Kepala Dispusipda Jabar Taufiq Budi Santoso mengatakan, pihaknya menggelar berbagai kegiatan sejak tanggal 12 Nopember hingga 17 Nopember dengan beragam acara. Yakni lomba mewarnai untuk siswa TK dan SD, bengkel penulisan untuk siswa SMP, SMA dan sederajat. Lalu lomba menggambar untuk tingkat SD, SMP dan SMA dengan tema berkunjung ke perpustakaan.

”Ada juga bedah buku, pentas kabisa, games edukatif, lomba foto dengan tema keluarga membaca,” kata Taufiq.
Ia mengungkapkan, untuk menjangkau layanan perpustakaan terhadap masyarakat Jabar yang lebih luas, Dispusipda Jabar menyelenggarakan layanan ekstensi layanan yang stationer selain di Jalan Kawaluyaan Indah II Nomor 4 Bandung, juga di Lapang Gazebo yang merupakan hasil CSR dari Bank BJB, serta mobil unit perpustakaan keliling.

”Operasionalnya setiap hari minggu. Di lokasi BKPP, Kota Cirebon, Kabupaten Bogor, Garut, Purwakarta, carfreeday perpustakaan, carfreeday kearsipan, Sabuga carfreeday. Selain melaksanakan pelayanan sistem bulk loan ke beberapa perpustakaan masyarakat dan TBM-TBM yang telah mengajukan permohonan titik layan sebelumnya,” jelas dia.
Taufiq menegaskan, Dispusipda Jabar terus berbenah diri dalam peningkatan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Serta publikasi melalui berbagai media. Terutama media sosial, pendirian hall of fame, dan pojok gubernur Jawa Barat, dan ruang learning centre.

Langkah lainnya, kata dia, melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Antara lain dengan perguruan tinggi, Bank Indonesia, State Library Australia Selatan. Rencananya, pada akhir tahun ini sedang proses melakukan kerjasama dengan Bandarudara International Jawa Barat (BIJB) dalam mendirikan perpustakaan di Bandara Kertajati dengan nama ”Pabukon Prak Maca”.
Serta kerja sama satu kartu anggota untuk semua dengan pihak Perpustakaan Nasional RI dan perpustakaan umum kabupaten/kota se-Jawa Barat. ”Insya Allah direncanakan 16 Desember 2018 nanti akan launching Street Library untuk 27 kabupaten/kota yang dipusatkan acaranya di Kota Tasikmalaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa menuturkan, tantangan terbesar dalam membangun budaya gemar membaca masyarakat (literasi) saat ini adalah meninggalkan tradisi lisan untuk memasuki tradisi baca tulis. “Membiasakan dan membudayakan gemar membaca bukan suatu hal yang mudah,” kata Iwa.
Oleh karenanya, Iwa memandang diperlukan adanya strategi dan terobosan-terobosan kegiatan yang tepat, dengan proses yang kontinyu dan berkesinambungan dimulai dari lingkungan keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat secara terintegrasi. “Pemprov Jabar sudah banyak melakukan kegiatan dalam rangka mendorong partisipasi minat baca masyarakat,” tandasnya. (and/adv)













