
Ilustrasi. Ojek yang kini menjadi salah satu alternatif penembus kemacetan, telah banyak mendatangkan inovasi. Salah satunya adalah ojek Syar’i.
darikita.com, Ojek yang bisa menerobos kemacetan ini, kembali menjadi pilihan warga. Setelah Gojek dengan aplikasi pintarnya. Terobosan demi terobosan dibangun oleh masyarakat Indonesia. Kini hadir Ojek Syar’i. Mahasiswi asal Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Surabaya jurusan Hubungan Internasional berusia 19 tahun, berhasil membuat ojek khusus wanita. Adalah Evilita Adriani telah menggelutinya dari Maret 2015.
Menggunakan prinsip Islami, membuat para pengguna yang wanita lebih nyamantidak berduaan dengan lelaki selain sodara atau suami.”Ide awalnya pertengahan Februari lalu saya bekerja freelence kurir dan ojek. Lalu melihat realitas banyak sekali perempuan yang susah keluar bila tidak ditemani mahromnya,” ujarnya pada cnnindonesia.com.
Maraknya pelecehan seksual di transportasi umum jadi alasannya mendirikan Ojek Syar’i. “Maraknya pelecahan seksual dalam transportasi umum. Kami ingin menjadi pelopor transportasi yang privat untuk wanita. Wanita itu perlu perlakuan khusus,” papar Evilita.
Beroperasi resmi sejak 10 Maret 2015, Ojek Syar’i menggunakan media sosial sebagai penghubung dengan kostumer. Seperti twitter, BBM, WhatsApp dan Line. Bahkan dirinya tengah menyiapkan aplikasi khusus Ojek Syar’i ini.
“Ini sudah tahap pembuatan aplikasi. Insya Allah Senin sampai satu minggu ke depan mau ujicoba ke internal,” tambahnya. (Ravi/dk)













