”Problem teroris itu harus terus dibina pasca keluar dari LP, harus memiliki kegiatan sehari-hari, ekonominya harus kita tunjang,” tandasnya.
Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengapresiasi keberanian sepuluh pelajar SMA 6 Kota Bandung yang berhasil menggagalkan aksi pelaku teroris ‘pemboman’ di Taman Pandawa, Jalan Pandawa, Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung. Adapun ke-10 siswa tersebut Luthfy Muhammad Tullah, M Syafitri Nurhikmah, Difa Wahyu, Azka Irfan, Althaf Azhar, Arfan, M Arfi, Nafiz Khan, Hendra Cahyadi, dan Hadi RH. Selain para pelajar puluhan warga juga ikut serta dalam pengejaran tetsebut.
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, keberanian pelajar SMA 6 patut diacungi jempol karena tidak lazim sekelompok pelajar bisa melumpuhkan teroris dengan cara mengejar hingga terpojok dan terdesak hingga ke Kantor Kelurahan Arjuna. Hal tersebut tentu bisa dijadikan contoh oleh semua pihak untuk tidak takut dalam memerangi setiap kejahatan.
”Ini kejadian luar biasa, sekelompok anak dengan gagah berani tanpa berpikir keselamatan diri sendiri untuk mengejar teroris yang sudah meledakan bom di Taman Pandawa,” katanya usai menjadi pembina upacara di SMAN 6 Kota Bandung, kemarin (28/2).
Pria yang akrab disapa Emil ini mengungkapkan, para pelajar juga dengan berani menyelamatkan petugas Kelurahan Arjuna yang terasekap di dalam kantor. Mereka berteriak meminta petugas untuk keluar dari kantor sekaligus menutup pintu pagar agar pelaku teroris tidak bisa keluar. Dengan begitu, aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian.
Untuk itu, pihaknya menyematkan kepada SMA 6 Bandung sebagai sekolah teladan. ”Penghargaan ini memang tidak seberapa tapi, keberanian mereka (pelajar) akan terus diingat sampai kapanpun. Dan ini juga sebagai bentuk penghargaan kami kepada para guru yang berhasil mendidik pelajarnya dengan baik,” ungkapnya.













