banner

Atlet Anggar Jabar Otomatis Dapat Tiket PON XIX/2016

darikita 21 September 2015
SILVYA MURTI UTAMI/BANDUNG EKSPRES BERSALAMAN: Ketua PB Ikasi Agus Suparmanto menjabat tangan Ketua Pengprov Ikasi Sumatera Selatan dalam penutupan Babak Kualifikasi PON XIX/2016 dan Kejuaraan Nasional Anggar 2015 di Gor Suryalaya, Jalan Suryalaya, Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (19/9). Sumsel keluar menjuarai dua kategori sekaligus. Yakni, Kadet dan Junior.
vertical banner
SILVYA MURTI UTAMI/BANDUNG EKSPRES  BERSALAMAN: Ketua PB Ikasi Agus Suparmanto menjabat tangan Ketua Pengprov Ikasi Sumatera Selatan dalam penutupan Babak Kualifikasi PON XIX/2016 dan Kejuaraan Nasional Anggar 2015 di Gor Suryalaya, Jalan Suryalaya, Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (19/9). Sumsel keluar menjuarai dua kategori sekaligus. Yakni, Kadet dan Junior.
SILVYA MURTI UTAMI/BANDUNG EKSPRES
BERSALAMAN: Ketua PB Ikasi Agus Suparmanto menjabat tangan Ketua Pengprov Ikasi Sumatera Selatan dalam penutupan Babak Kualifikasi PON XIX/2016 dan Kejuaraan Nasional Anggar 2015 di Gor Suryalaya, Jalan Suryalaya, Buahbatu, Kota Bandung, Sabtu (19/9). Sumsel keluar menjuarai dua kategori sekaligus. Yakni, Kadet dan Junior.

darikita.com, BANDUNG – Babak Kualifikasi PON XIX/2016 dan Kejuaraan Nasional Anggar 2015 resmi ditutup kemarin (19/9) sore. Kontingen Sumatera Selatan lolossabet dua juara di kategori Kadet dan Junior. Sementara itu Jawa Barat, sudah otomatis maju ke PON XIX/2016, karena sudah lolos kualifikasi.

Hal itu dikatakan Ketua Pengurus Besar Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) Agus Suparmanto. ’’Jadi Jabar bukan tidak diikutsertakan. Tapi sudah lulus kualifikasi, jadingapain ikut pra-kualifikasi. Sudah otomatis dapat tiket di PON XIX/2016,’’ ungkapnya di Gor Suryalaya, Buahbatu, Kota Bandung.

Adapun rencana selanjutnya jelang PON XIX/2016 adalah memantapkan fisik dan mental atlet-atlet melalui program pertukaran pelatihan. Dalam hal ini, PB Ikasi bekerjasama dengan negara Korea Selatan. Sebab, selama tiga tahun ke depan, akan banyak pertandingan. ’’Dua bulan lalu kita undang Korea ke sini. Kita akan melakukan pertandingan persahabatan juga dalam beberapa bulan ke depan,’’ ujar Agus.

Disinggung soal PON, Agus mengatakan bahwa ajang nasional itu sepenuhnya tanggung jawab pengurus besar. Itulah sebabnya babak kualifikasi dan kejurnas ini diadakan di Bandung. Menurutnya, hal ini supaya para atlet dari luar provinsi Jabar tidak asing lagi dengan atmosfer Kota Bandung sebagai tuan rumah PON XIX/2016. Meskipun sebelumnya banyak juga provinsi lain yang minta PB Ikasi menggelar Kejurnas Anggar.

Selain itu, pihaknya juga fokus mempersiapkan SEA Games. Agus menargetkan, cabang olahraga Anggar harus dapat emas. ’’Makanya kita ada tryout ke Korea. Supaya anak-anak melihat dan mengerti bagaimana latihan yang baik. Ini juga melatih mental yah,’’ tuturnya.

Agus berharap, kejurnas ini bisa lebih memasyarakatkan Anggar sehingga jadi salah satu cabor yang digemari. Kemudian, bisa menumbuhkan nilai-nilai sportivitas dan kepercayaan diri para atlet. ’’Kita pasti bisa meraih prestasi terbaik untuk Indonesia,’’ tegasnya.

Dalam kejurnas ini, ada empat kategori yang dipertandingan. Yakni, pra-kadet, kadet, junior dan senior. Kategori pra-kadet dijuarai oleh DKI Jakarta, sedangkan senior oleh Kalimantan Timur. Adapun Sumatera Selatan keluar sebagai Juara Umum, karena memenangkan dua kategori, yakni kadet dan junior.

Sebelumnya, ajang ini dimulai pada Sabtu (12/9) lalu dan dibuka oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandy dan Ketua Umum KONI Tono Suratman. Sedangkan penutupannya dilakukan oleh Ketua PB Ikasi Agus Suparmanto, didampingi Wakil PB Ikasi Harry Josy, Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Anggar 2015 Khairuman, dan seluruh Ketua Umum Pengprov Ikasi. (tam)

Untuk Anda
Terbaru