

darikita.com, Derby London kembali tersaji dalam balutan Community Shield yang akan berlangsung nanti malam (2/8) pukul 19.00 WIB. Tim meriam London, Arsenal akan berhadapan dengan The Blues Chelsea. Tim asuhan Jose Mourinho boleh percaya diri, tidak pernah kalah dari Arsenal dari 13 pertemuan. Namun, kali ini Arsenal datang dengan kekuatan tim yang memiliki mental bagus.
Setelah merebut pemain penting Chelsea, Petr Cech. Dalam beberapa kesempatan pemain Arsenal memuji pria berkebangsaan Polandia tersebut. Bahkan Jack Wilshere sempat mengatakan bahwa Cech adalah pemain penting yang dibutuhkan Arsenal.
Namun ingat kekuatan sang pemegang tahta premier league tahun 2014/2015. Ditambah konsistennya penampilan Eden Hazard dan masuknya Radamel Falcao, membuat Mourinho dengan leluasa memilih pemain menyerang yang tentu berkualitas. darikita.com mencoba membuat prediksi pertandingan nanti malam.
Tim gudang peluru tentu saja akan memainkan mantan kiper nomor 1 Chelsea, cech dari menit awal. Dengan ditopang duet center bek yang musim lalu sangat solid, Per Merteseker dan Laurent Koscielny. Sisi kanan-kiri pertahanan diisi oleh Hector Bellerin-Nacho Monreal.
Lapangan tengah akan diisi Francis Coquelin, Aaron Ramsey dan Mesut Oezil. Sayap kanan-kiri, Theo Walcot-Santi Cazorla yang akan sedikit lebih menyerang. Olivier Giroud menjadi striker tunggal. Ditambah pemain cadangan seperti Alex Oxlade-Chamberlain, Gabriel, Jack Wilshere, Kieran Gibs dan David Ospina.
Sementara itu, The Blues Chelsea akan mengandalkan striker se-caliber Loic Remy, disupport oleh tiga gelandang menyerah seperti Willian, Oscar dan Eden Hazard. Dou penguasa lapangan tengah Cesc Fabregas dan Nemanja Matic. Tentunya dengan empat bek tangguh Ivanovis, Gery Cahill, John Terry dan Azpilicueta akan melindungi gawang dari posisi belakang yang dijaga oleh Tibaut Courtois.
Adapun beberapa statistik Antara kedua kiper masing-masing tim. Seperti yang diansir pada whoscored.com, kedua penjaga gawang tersebut memiliki kekuatan pada lininya. Cech misalnya, ia memiliki saving long shots, savong close range shots dan concentration dengan tingkat strong. Lalu memiliki shot stopping dengan tingkat very strong.
Sedangkan Thibaut Courtois memiliki shot stopping dan cocentration yang dinilai strong. (Ravi/dk)













