
darikita.com, SEVILLA – Ramon Sanchez Pizjuan harus bersiap menikmati show terbaru. Bukan lagi show-nya Lionel Messi seperti yang terjadi beberapa musim terakhir. Malam nanti, ganti Luis Suarez yang harus memberikan show-nya demi victory Barca di kandang kebesaran Sevilla itu.
Pasalnya, di antara anggota trio MSN, hanya El Pistolero – julukan Suarez – yang belum merobek jala gawang Sevilla di Primera Division. Musim lalu, dari tujuh gol yang dibuat Barca ke gawang Sevilla dalam home atau away, tidak satu pun kontribusi Suarez. Messi dengan empat gol, Neymar dua gol, dan Ivan Rakitic satu gol.
”Sekali lagi, kami ingin melihat fighting spirit dan determinasi tinggi yang menjadi salah satu karakter Suarez,” ujar pelatih Barcelona, Luis Enrique sebagaimana yang dilansir di ESPN. Satu-satunya gol Suarez ke gawang klub berjuluk Los Nervionenses itu terjadi di laga Piala Super Eropa, Agustus lalu.
Lucho, sapaan akrab Enrique, konfiden menyebut nama Suarez sebagai pemilik show ke-47 itu dengan melihat dari peningkatan performa anak buahnya itu. Suarez bisa dibilang right man on the right time. Itu karena dia meledak kembali pada saat sisi serangan klub juara bertahan Primera Division ini butuh sosok pembeda seperti Messi.
Dua laga tanpa Messi, dua laga itu pula penyerang berkebangsaan Uruguay tersebut bisa menjadi pembeda. Dua gol ke gawang Las Palmas (26/9) dan satu gol ke gawang Bayer Leverkusen (30/9). ”Di liga ini laga kedua kami tanpa Messi. Dan dia tidak tergantikan. Tapi kami tetap bisa memenangi laga,” koarnya.
Beruntung, di tengah hilangnya maestro penentu hasil akhir seperti La Pulga – julukan Messi, Lucho tetap bisa bernafas lega. Itu lantaran kembalinya dua pemain penting yang absen terkena cedera. Penjaga gawang Claudio Bravo sudah pulih dari cedera betisnya, dan bek kiri Jordi Alba juga bebas dari cedera di lehernya.
Perubahan di dua sisi itulah yang membedakan performa Barca dengan laga sebelumnya. Di lini tengah, cederanya Andres Iniesta di sisi kiri ditutup dengan menggeser Rakitic. Di posisi Rakitic, akan ditempati Javier Mascherano. Sedangkan Munir El Haddadi akan jadi starter di sisi kanan.
Ancaman bakal hancurnya Sevilla di kandang sendiri sudah di depan mata. Terlepas dari factor histori, kebugaran anak asuhan Unai Emery ini jauh di bawah Barca. Sevilla hanya punya waktu sehari lebih lambat untuk recovery pasca matchday kedua Liga Champions. Sevilla baru bermain Kamis dini hari WIB (1/10).
Di sisi lain, Barca sudah bertanding pada Rabu dini hari WIB (30/9), atau sehari sebelum Sevilla dipecundangi Juventus di Juventus Stadium, Turin. Itu belum termasuk hilangnya waktu untuk perjalanan untuk kembali dari Italia ke Spanyol. ”Fokus kami sekarang ini bagaimana mengembalikan kebugaran pemain,” sebut Emery, seperti diberitakan Reuters.
Meski demikian, Emery mencoba untuk tetap konfiden dengan hasil kandangnya ini. Dia berharap rekor positif di Primera Division usai membekuk Rayo Vallecano 3-2 pekan lalu (27/9) kembali berlanjut. ”Posisi di klasemen akan coba kami perbaiki dengan membidik peluang terbaik di depan Barca,” tegasnya. (ren/asp)













