Performa impresif yang ditunjukkan Bhayangkara FC di gelaran Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 sudah diprediksi pelatih Persib Jajang Nurjaman jauh sebelumnya. Ketika tim arahan Ibnu Grahan itu dibentuk dengan merekrut banyak pemain muda bertalenta eks. Timnas Garuda U-19.
Kesadaran jika Bhayangkara bakal menjadi tim kuat terlihat dalam gelaran Piala Presiden 2015. Pertemuan saat itu, Bhayangkara masih bernama Persebaya United, Persib mampu benamkan Evan Dimas dan kolega dengan skor 2-0 di Si Jalak Harupat.
Pertemuan lanjutan dalam turnamen Piala Jenderal Sudirman 2015-2016. Persebaya bertransformasi menjadi Surabaya United. Maung Bandung kali ini kandas dengan skor tipis 1-0 di Gelora Delta Sidoarjo.
Dua kali laga uji coba pun sempat dilaksanakan di Stadion Galuh. Tepatnya dalam laga trofeo Ciamis. Masing-masing tahun 2015 dimana Persib kandas 1-0. Hingga satu tahun selanjutnya tahun 2016 Persib menangi laga 3-1.
Bhayangkara dengan dominan bermaterikan pemain lama, ditambal sulam dengan satu dua pemain senior yang keluar-masuk, pada akhirnya menemukan pondasi pakem racikan Ibnu Grahan. Dalam ajang TSC ini hingga pekan ke-23 mereka bertengger di posisi 4 dengan selisih 5 poin dari pemuncak klasemen Madura United.
“Bhayangkara sekarang jadi tim solid, memang dari dulu-dulu saya sudah prediksi itu. Mereka bersabar mempertahankan Ibnu Grahan. Bahkan sempat tergoyah kursi pelatihnya, namun tetap mereke percaya kepada Ibnu,” kata Janur sapaan karib Jajang Nurjaman.
“Memang dalam tiga sampai empat pertandingan awal TSC mereka jelek, start yang tidak terlalu bagus, tapi saya sudah prediksi bahwa tim ini bakal bagus,” terang Janur melanjutkan.
Faktor yang membuat tim Bhayangkara FC kali ini solid adalah tidak lain karena peran Ibnu Grahan membentuk mental pemain muda. Walau sang arsitek itu kesulitan diawal-awal memimpin, namun mereka mampu lepas dari tekanan hingga mencapai performa baiknya saat ini.
“Diawal-awal mereka jelek karena tekanan mental, itu wajar karena mereka punya banyak pemain muda. Setelah keluar dan terlepas dari tekanan itu, mental mereka bagus, materi bagus banyak eks. Timnas U-19. Jadi membentuk mental pemain muda lebih cepat ditambah mereka anak-anak muda punya kemampuan,” bebernya.
Rabu (12/10) nanti tim arahan Jajang Nurjaman bakal bentrok dengan Bhayangkara di Stadion Wibawa Mukti. Patur ditunggu bagaimana, strategi Janur meredam Evan Dimas dan kolega di hadapan bobotoh.













