Manchester United vs PSV Eindhoven
darikita.com, Memphis Depay memang menjadi pecundang dalam comeback-nya di Phillips Stadion ketika Manchester United dikalahkan eks klubnya PSV Eindhoven 1-2 pada pertemuan pertama 15 September lalu. Namun, jangan menemukan dirinya kembali meratap pada pertemuan kedua di Old Trafford dinihari nanti.
Sebab, konfidensinya tengah membumbung tinggi setelah mencetak gol yang membantu United membungkam Watford 2-1 Sabtu pekan lalu (21/11). Ini adalah gol keduanya di Premier League sekaligus kelima di semua ajang.
Tentu saja bukan golnya yang menjadi penekanan. Namun bagaimana Memphis yang akhirnya berhasil memperoleh kembali kepercayaan dari sang manajer, Louis van Gaal, sebagai akibat dari ulah indisplinernya.
Imbasnya, winger 21 tahun itu tidak diturunkan menghadapi Everton (17/10), Manchester City (25/10), serta Crystal Palace (31/10). Dia mengakui bahwa hal itu merupakan saat yang paling sulit dalam hidup pemain seusianya..
’’Aku pikir setiap pemain muda pastinya melalui hal ini (dicadangkan). Namun, yang aku lakukan hanyalah berusaha terus berlatih serta menikmatinya,” tutur Memphis seperti dilansir Sky Sports.
Ryan Giggs pun turut andil dalam mengubah pengaruh Memphis dalam periode tersebut. Dia menjelaskan, selama berada dalam masa hukuman dan Giggs banyak memberikan masukan serta nasihat mengenai performanya.
’’Dia mengatakan bahwa aku harus kembali kepada diriku yang dulu dan berlatih dengan benar. Tentu saja, nasihatnya begitu membantuku,’’ cetusnya. Van Gaal sendiri seperti dilansir BBC Sport memuji penampilan Memphis dan berharap winger yang didatangkan dengan banderol EUR 32 juta (sekitar Rp 466,34 miliar) itu bisa meneruskan performa positifnya melawan PSV.
Sebab, Memphis diharapkan menjadi ujung tombak utama setelah beberapa pemain Setan Merah, julukan United, harus bertumbangan karena mengalami cedera maupun problem kebugaran.
Di lini tengah, kolektor tiga gelar Liga Champions itu sudah pasti tidak bisa menurunkan gelandang serang Ander Herrera (hamstring), serta winger Antonio Valencia yang mengalami masalah di kakinya.
Lini depan pun menjadi tanda tanya walaupun dalam perkembangan terbaru seperti dilaporkan ESPNFC, trio striker Anthony Martial, Marouane Fellaini, serta kapten Wayne Rooney telah kembali berlatih di kompleks lapangan AON setelah sebelumnya mereka mengalami cedera kaki, betis, serta khusus Rooney, sakit.
Van Gaal jelas membutuhkan kepastian bergabungnya tiga penyerang tersebut. Sebab, United membutuhkan kemenangan atas PSV guna mengamankan langkah mereka menuju babak 16 Besar.
Saat ini, walaupun masih kukuh di puncak klasemen sementara Grup B, United hanya unggul satu poin dari Rood-witten, julukan PSV, dan Wolfsburg yang berada di posisi dua dan tiga.
Jika saja sampai bermain imbang apalagi kalah, otomatis United harus habis-habisan di laga pamungkas menghadapi Wolfsburg yang sialnya, bertempat di kandang Wolfsburg, Volkswagen Arena, 8 Desember mendatang.
Pelatih berjuluk Si Tulip Besi itu bisa sedikit tersenyum karena belum pernah kalah di Old Trafford selama delapan pertandingan terakhir sejak Maret 2013, termasuk ketika mengandaskan Wolfsburg (2-1), dan CSKA Moskow (1-0).
’’Anda harus selalu menang di laga kandang dan poin yang berhasil kami peroleh dari Moskow (imbang 1-1 21 Oktober lalu) jelas membantu kami,” ujar Van Gaal seperti dilansir situs resmi klub. ’’Aku mengatakan kepada pemain selepas hasil imbang itu, kami berada di arah yang benar dan aku pikir aku benar tentang itu. Jika kami bisa mengalahkan PSV, maka kami bisa lolos ke babak berikutnya,” papar tacitician 64 tahun tersebut.
Terpisah, jika United masih perkasa di dua laga home musim ini, PSV justru masih belum mengantongi satu kemenanganpun dari game tandang. Mereka menuai kekalahan tipis 2-3 atas CSKA dan 0-2 dari Wolfsburg.
Pelatih PSV Phillip Cocu juga diterpa masalah yang sama dengan United. Dua pemain lini belakang PSV yakni Jetro Willems dan Menno Koch harus menepi karena mendapat cedera lutut. Sementara Maxime Lestienne yang tampil impresif ketika membekuk United di laga perdana diragukan kondisinya.
Cocu juga makin pusing lantaran performa Luuk de Jong dkk yang tak memuaskan setelah ditahan imbang 2-2 di Willem II dalam pekan ke-13 Bundesliga yang membuat jarak mereka dengan seteru beratnya di puncak klasemen Ajax Amsterdam, bertambah menjadi lima angka.
Cocu pun menyebut bahwa faktor mental menjadi kendala utama timnya ketika melawan Willem dan berharap tidak kembali terulang di Old Trafford. ’’Pertandingan ini sangatlah penting,” ujar Cocu seperti dilansir Daily Mail. ’’Kami harus membawa motivasi kami ke dalamnya. Pantang bagi kami untuk kalah. Dan jika kami ingin menang, maka kami harus mengubah sesuatu,” jelasnya. (apu/vil)













