Kekalahan menyesakan diterima oleh Bhayangkara ketika melawat ke Bekasi menghadapi Persib Bandung. Sempat unggul lebih dulu, tim asuhan Ibnu Grahan itu malah jebol dua kali oleh pasukan Maung Bandung. Dikatakan oleh pemain Bhayangkara, Sahrul Kurniawan bahwa dia dan rekan-rekan sudah berusaha untuk mengerahkan kemampuan terbaiknya. Hanya saja hasil akhir berkata lain, timnya mesti menelan pil pahit.
“Kali ini saya dan teman-teman sudah bermain maksimal dan berusaha memenangkan pertandingan,” tutur mantan pemain timnas U-19 itu dalam konferensi pers usai laga di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (12/10).
Dia juga menyayangkan karena gol yang dicetak oleh Persib seharusnya tidak terjadi. Sahrul mengatakan gol dari Zulham Zamrun dan Vladimir Vujovic tercipta dengan andil wasit di dalamnya. Menurutnya jika tidak ada bantuan dari sang pengadil, Bhayangkara bisa saja pulang dengan 3 poin di tangan.
“Sepakbola Indonesia sering ada faktor-faktor lain. Hasil ini didapat karena kita kurang beruntung saja,” ujarnya.
Sahrul sendiri merupakan pemain pengganti di laga tadi sekaligus menjadi pergantian pamungkas dari Ibnu Grahan. Uniknya ketika pemain bernomor punggung 34 itu masuk menggantikan Ilham Udin Armayn, Persib justru bisa membalikan keadaan. Padahal dia yang berposisi sebagai bek dimasukan untuk memperkuat pertahanan dari gempuran Zulham Zamrun dan kawan-kawan.













