banner

Uang Kadedeuh Belum Diterima Persib Hingga Kini

darikita 19 Agustus 2015
Foto: sepertiini.com Ilustrasi. Para pemain persib sebelum meluncur ke ciamis, berkunjung terlebih dahulu ke Gedung sate. Selain untuk silaturahmi, mereka juga menanyakan uang kadedeuh yang di janjikan Aher.
vertical banner
Foto: sepertiini.com Ilustrasi. Para pemain persib sebelum meluncur ke ciamis, berkunjung terlebih dahulu ke Gedung sate. Selain untuk silaturahmi, mereka juga menanyakan uang kadedeuh yang di janjikan Aher.
Foto: sepertiini.com
Ilustrasi. Para pemain persib sebelum meluncur ke ciamis, berkunjung terlebih dahulu ke Gedung sate. Selain untuk silaturahmi, mereka juga menanyakan uang kadedeuh yang di janjikan Aher.

darikita.com, Uang kadedeuh yang dijanjikan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) kepada Persib belum juga turun. Uang tersebut dijanjikan setelah sebelumnya persib telah meraih tahta jawara ISL 2014. Selasa (18/8), para pemain Persib berkunjung ke Gedung Sate Pemerintah Jawa Barat, untuk silaturahmi sekaligus menemui Aher.

Namun apadaya, Aher tak ada ditempat dan punggawa Persib hanya dapat menemui perwakilan Aher saja. Atep, kapten Persib mengatakan uang kadeudeuh yang nantinya akan diterima para pemain akan sangat berarti. Mengingat kondisi sepakbola Indonesia yang sedang tak menentu.

“Kita tahu kondisi sepakbola seperti ini buat kami sangat berarti, uang segitu segitu besar. Itu kan janji dari Pak Gubernur. Kalau tidak ada janji kami tidak berani. Karena ada janji dari juara sampai sekarang belum ada kepastiannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Pak Haji (Umuh) dituduh telah memegang uang tersebut. Namun nyatanya belum menerima sepeserpun. Maka dari itu, tim juga sekalian ingin klarifikasi kebenaran yang terjadi. “Sekalian klarifikasi bahwa di koran uang itu sudah dipegang sama Pak Haji (Umuh), tapi sebenarnya belum. Kami ke sini ingin klarifikasi,” lanjut Atep.

“Kita berkumpul bersama teman-teman pemain semua, selain menanyakan, kita juga ingin silaturahmi dengan gubernur. Semua sudah kompak, buat kami saat sepakbola terhenti penghasilan tidak ada. Ini hak kami, karena sebelumnya kami selalu menanyakan ke Umuh, kita kompak. Makanya kami sekalian ingin menanyakan kapan,” jelasnya. (Ravi/dk)

Untuk Anda
Terbaru