banner

100 Persen Pemain, Kru, dan Lokasi dari Bandung

darikita 25 Januari 2016
NITA NURDIANI/Bandung Ekspres EKSPRESIF: Tika Bravani mencoba tantangan baru dengan menjajal akting di film komedi yang dibesut Pidi Baiq.
vertical banner

The Panas Dalam Produksi Film Baracas: The Movie

darikita.com, Bercermin pada film ‘Raksasa Dari Jogja’ akhirnya Kota Bandung membuat sebuah film di mana semua pemain, kru dan lokasi di Kota Bandung. Film yang berjudul Baracas The Movie, Barisan Anti Cinta Asmara tersebut akan memanfaatkan beberapa tempat di Hotel Sheo Bandung. film ini jadi produksi pertama Panas Dalam Movie Production House. Bahkan, Pidi Baiq terjun langsung untuk menyutradarai film itu.

Sang produser, Iang Darmawan mengatakan, film bergenre komedi romantis itu akan digarap selama 16 hari di Bandung. ”Film mulai digarap dari tanggal 15 Januari sampai 10 Februari 2016,” katanya di Hotel Sheo, Sabtu (23/1).

Iang menjelaskan, Baracas tersebut merupakan sebuah kelompok independen yang bergabung karena dikecewakan perempuan. Genk tersebut mengklaim dirinya sebagai kaum lelaki yang merana karena perempuan. Ada banyak peristiwa yang dianggap membuat mereka sakit hati. Mulai dari penolakan hingga pengkhianatan.

Dalam film tersebut, Agus Ringgo akan menjadi pemeran utama dan menjadi ketua genk Baracas. Di mana rumahnya yang berada di atas bukit Bandung Utara akan dijadikan markas. Di tempat itu, mereka menghimpun kekuatan dan satukan perasaan untuk bersama-sama dengan sengaja melakukan upaya membenci perempuan.

”Mereka menganggap apa yang dilakukan wanita kepada mereka dianggap sebuah kekejaman yang tidak bisa dimaafkan dan menjatuhkan harga diri laki-laki di seluruh dunia,” bocor Iang.

Dalam film tersebut, ada banyak tokoh yang terlibat dan hampir semuanya berasal dari Bandung. Salah satunya yang akan bermain adalah Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang berperan sebagai Pak Sindung. ”Sekarang kan jarang, film karya asli orang Bandung dan semuanya tentang Bandung. Jadinya akan ada banyak pihak yang terlibat dalam pembuatan film tersebut,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Budi Doremi yang nantinya akan berperan sebagai Jubir, mengakui baru pertama kalinya ikut terlibat dalam pembuatan film. ” Nggak ada beban sih ya untuk film ini. saya sendiri disuruh berperan sebagai diri saya sendiri,” tukasnya.

Sejak tahun 2012, Budi sudah mengenal Pidi Baiq. Ketika diminta untuk menjadi pemeran dalam film tersebut, dirinya merasa tidak keberatan. ”Apa kesulitannya. Nggak ada sih, mungkin yang paling berat harus bolak-balik Jakarta,” ucapnya sambil tertawa.

Dia berharap semua proses syuting bisa berjalan dengan lancar dan tidak ada satu halangan sedikit pun dalam garapan. ”Serta bisa mengambil hati orang banyak dan nantinya bisa diapresiasi juga,” tuturnya.

Sementara, Tika Bravani, pemeran Sarah yang juga ketua genk para mantan the Baracas, menyebut, ini merupakan film komedi pertamanya. Pasalnya, selama ini dia memilih berperan dalam film drama yang cukup berat. ”Pas saya baca film ini beda dari film yang lainnya. Bahkan Ayah Pidi juga ikut mengarahkan saya,” imbuhnya.

Diakui olehnya, karena banyak bermain film dengan berbagai karakter, Tika sempat kebingungan untuk berperan sebagai diri sendiri.

Alasan dirinya mau bermain dalam film tersebut, karena melihat Pidi Baiq yang sudah menulis dan jadi seniman lama di Bandung. Menurut perempuan yang sudah bermain film sembilan kali itu, ada tiga faktor alasan dirinya mengambil tawaran. Pertama, cerita dan skenario, sutradara, dan terakhir lawan main.

”Kalau sudah tahu itu semua, baru saya akan ambil film itu. Tapi, untuk tahun ini saya emang sengaja menerima film dengan genre pop,” ucapnya.

Sebelumnya, dirinya sempat berpikir takut ada jarak antara satu pemain dengan pemain lainnya. ternyata semuanya salah. Semua pemain yang terlibat memiliki humor yang tinggi. sehingga tidak ada jarak satu dengan yang lainnya. ”Malah seperti keluarga sendiri,” pungkasnya. (*)

Untuk Anda
Terbaru