Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Masyarakat Belum Sadar Pengelolaan Air Limbah

Oleh • 7 April 2017 • 07:35

”Itu menunjukkan, bahwa air limbahnya menyerap ke tanah, dan bisa jadi mencemari sumur. Yang seperti itu, malah tidak menyehatkan,” tambahnya.

Sayangnya, baru sekitar 70 persen dari 157 ribu pelanggan PDAM yang mendapat pelayanan pengolahan air limbah, khususnya untuk masyarakat yang belum terlayani dengan cara offsite. Pasalnya, mereka merasa aman dan tidak ada keluhan dengan septiktank nya.

”Jadi walaupun kami menawarkan sedot septiktank geratis, namun mereka tetap tidak mau. Karena merasa tidak ada keluhan dengan septiktank mereka,” seslnya.

Menurut Novera, PDAM menargetkan capaian 100 pelayanan offsite untuk pengolahan air limbah pada 2019.

Salah satu caranya dengan memanfaatkan fasilitas dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPUPera). Yang memberikan bantuan Rp5 juta untuk satu sambungan air limbah.

”Di tahun 2016-217 ada bantuan untuk 2 ribu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Nanti kami yang mengajukan kepada pusat, tapi pusat akan melakukan verifikasi ulang,” paparnya.

Untuk masyarakat yang tidak berlangsung PDAM, bisa juga mendapat pelayanan sedot septiktank, namun dikenakan biaya Rp110 ribu, untuk sekali penyedotan.

Masyarakat yang ingin menggunakan jasa penyedotan septiktank bisa menghubungi nomor Saluran air limbah 2512418-2506584.

”Masyarakat harus ingat, bahwa idealnya penyedotan dilakukan dua tahun sekali. Karena septiktank akan penuh dalam jangka waktu 3-5 tahun,” pungkasnya. (adv)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *