Koordinator pengungsi di Aula Inkanas Baleendah, Atep Wahidin, mengatakan warga kembali berdatangan sore dan malam hari, Senin (27/2). Hal ini disebabkan permukaan Sungai Citarum terus meningkat dan hujan terus turun sampai sore hari.
”Sudah ada 24 keluarga atau 58 jiwa pengungsi yang ada. Jumlahnya terus bertambah karena ketinggian air di permukiman sudah 1,5 meter. Warga sudah bersiap mengungsi, kebanyakan malam hari,” kata Atep di Aula Inkanas Baleendah.
Di pengungsian tersebut, katanya, sarana air bersih sudah tersedia. Hanya saja, belum ada pemeriksaan kesehatan ataupun bantuan logistik. (yul/don/rie)













