Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Selasa, 3 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIBank Indonesia Tetapkan Hasil Lelang FX Swap USD419 Juta

Banjir Rob Datang Lagi Warga Ketakutan

Oleh • 17 November 2020 • 11:16

KARAWANG– Sejumlah wilayah di pesisir utara Ka­bupaten Karawang, kem­bali diterjang banjir rob, kemarin (16/11). Meskipun kerusakan yang ditimbul­kan tidak separah banjir rob sebelumnya, namun, warga yang terdampak mengaku takut dan masih mengalami trauma.

Di Desa Muarabaru, Ke­camatan Cilamaya Wetan misalnya. Derita para petambak garam di sana

Pertengahan tahun lalu, raseperti tak pernah selesai. tusan hektare garam hanyut dibawa pasang ombak air laut. Kemudian di pekan ini, mereka harus berjibaku menyelamatkan ratusan ton garam yang siap panen dari terjangan air laut yang me­ringsek masuk ke wilayah produksi garam.­

Ketua kelompok petani garam Desa Muarabaru, Suhari mengatakan, air pasang mulai naik seki­tar pukul 09.00 WIB. Saat itu, para petambak sedang bekerja di tengah ladang. Melihat air yang terus naik. Mereka langsung bergegas menyelamatkan garam yang siap panen. Meski tak ada kerugian karena hal itu. Sahuri mengaku, petambak garam menjadi was-was.

“Dari 126 hektare lahan yang sedang produksi. Hampir setengahnya kena (air pasang,red). Kerugian hari ini tidak ada. Tapi kami khawatir kalau besok naik lagi,” ujarnya, kepada KBE, kemari (16/11).

Tak jauh dari tambak ga­ram Muarabaru. Pantai wisata bahari Tangkolak, di Desa Sukakerta, Kecama­tan Cilamaya Wetan, juga menerima dampak serupa para petani garam muara. Pengelola Wisata Man­grove Tangkolak, Tayanto mengatakan, air rob yang masuk ke lingkungan ekow­isata. Membawa gunungan sampah laut yang menjadi­kan pantai Tangkolak kotor.

Tag: —

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *