banner

Demokrat Sebut Isu Hangat di Tahun 2016

darikita 13 Juni 2016
NUR AZIS / BANDUNG EKSPRES BERI MASUKAN: Partai Demokrat menyebutkan ada beberapa isu hangat yang di tahun ini menjadi sorotan pihaknya. Selain berbagai permasalah, ada beberapa prestasi yang juga menjadi catatannya.
vertical banner

darikita.com, CIMAHI – Mengamati dan mencermati perkembangan kehidupan bangsa satu tahun terakhir ini, Partai Demokrat mencatat sejumlah isu penting yang disoroti secara jernih, terbuka dan obyektif.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cimahi, Aida Cakrawati mengatakan, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhouono sudah menyampaikan kritik, koreksi sekaligus solusi yang disarankan kepada pemerintah.”Kami dijajaran pengurus partai yang ada di daerah diminta untuk mengawal apa yang sudah menjadi kebijakan DPP Partai Demokrat ini,” terangnya,  kemarin.

Menurut Aida, selain menyampaikan kritik, secara ikhlas dan jujur Partai Demokrat juga akan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada negara, pemerintah termasuk Presiden, atas prestasi dan kebaikan yang dikontribusikan kepada bangsa dan negara.

Dia menyabutkan, Partai Demokrat mencermati ada tujuh isu penting yang patut diangkat, yaitu,  Situasi perkonomian,  kondisi kehidupan masyarakat dari aspek sosial dan ekonomi, wajah keadilan dan penegakan hukum, kedaulatan partai politik dan isu intervensi kekuasaan, TNI dan Polri dalam kehidupan bernegara dan pelaksanaan tugas pokoknya, Isu tentang gerakan komunis di Indonesia dan potensi terjadinya konflik horizontal, serta Peran pers dalam kehidupan demokrasi dan pembangunan bangsa.

Namun demikian, seperti yang diungkapkan Ketua Umum Partai Demokrat, pemerintah saat ini  mencatat sejumlah prestasi dan kemajuan satu tahun terakhir ini. ”Kemajuan ini kami kaitkan dengan pengamatan dan rekomendasi resmi Partai Demokrat yang 3 kali disampaikan. Pertama, rekomendasi Surabaya bulan Mei 2015 pasca Kongres Partai Demokrat, kedua rekomendasi Jakarta bulan Oktober 2015 dalam bentuk evaluasi satu tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan ketiga, rekomendasi Surabaya bulan Maret 2016 di akhir muhibah Partai Demokrat di Pulau Jawa,” ujar Aida.

Untuk Anda
Terbaru