Terpenting bagi Emil, sisa waktu sebagai wali kota digunakan untuk mewujudkan pembangunan LRT. Jika berhasil, enterpreneuer government dapat diterapkan dengan baik.
Di balik masif-nya pembangunan infrastruktur, kata dia, Kota Bandung diperkuat program magrib mengaji dan zakat menggunakan handphone. ”Pemasukan awal zakat hanya Rp 6 miliar, sekarang naik menjadi Rp 30 miliar,” tandasnya. (ysf/rie)













