Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Imbau Warga Tak Termakan Isu Hoax

Oleh • 18 Januari 2017 • 06:54

Menurut dia, masyarakat harus mencintai produk dalam negeri. Dalam uang NKRI emisi, terdapat berbagai macam kekayaan yang ditampilkan. Baik kekayaan alam maupun budaya.

”Uang ini sebagai kedaulatan NKRI. Maka itu, mari kita cintai dan perlakukan uang itu dengan benar,” ujarnya.

Sedangkan Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPwBI Jabar Mikael Budisatrio mengatakan, dengan beredarnya uang rupiah TE 2016 ini diharapkan tindak pidana pemalsuan mampu ditekan.

Pasalnya, uang baru disebutkannya relatif tidak bisa ditiru. Dengan dilengkapi 9-12 unsur pengaman yang lebih canggih, kata dia, uang yang secara resmi diluncurkan pada 19 Desember 2016 itu relatif lebih sulit dipalsukan.

”Ciri keaslian uang rupiah ini sebenarnya dapat dikenali dengan mudah. Yakni dengan cara 3D (dilihat, diraba, diterawang). Selain itu, karena rupiah ini merupakan simbol NKRI, terhadap uang ini kita lakukan 3K (kudapat, kusayang, kusimpan),” ucapnya. (fik)

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *