banner

Jembatan Cisomang Mulai Bisa Dilalui 1 April

darikita 29 Maret 2017
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/BANDUNG EKSPRES PERBAIKI RETAKAN: Pekerja dari Jasa Marga memperbaiki retakan pada pilar jembatan Cisomang Jalan Tol Pubaleunyi KM 100, perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta, Jumat (23/12).
vertical banner

Dia menjelaskan, untuk kendaraan bermuatan 45 ton lebih, hanya bisa melintas di tol Purbalenyi hingga KM 72. Jika kendaraan tersebut dari arah Jakarta dan bila dari arah Bandung kendaraan hanya bisa sampai KM 120 saja. Lalu kendaraan tersebut akan dikeluarkan melalui tol Jati­luhur untuk ke Jakarta dan untuk ke Bandung kendaraan akan dikeluarkan melalui tol Cikamuning Padalarang.

Untuk pengawasannya sen­diri, lanjutnya, pihaknya akan memasang teknologi timbangan bergerak (weight in motion) yang akan ditempatkan di je­mbatan Cisomang KM 100+700. Pengawasan tersebut penting dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan dan dengan pembatasan mu­atan berlebihan akan mengu­rangi risiko kerusakan jalan.

Sementara di tempat yang sama, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arriyani menutu­turkan, proses penaganan je­mbatan Cisomang selama tiga bulan ini merupakan penanga­nan tahap pertama atau penanganan secara darurat. Namun dengan penanganan secara darurat ini juga, sudah memi­liki standar desain dan me­menuhi standar tingkat kea­manan (sefty factor). Kemudin akan dilanjutkan dengan tahap kedua atau penanganan secara permanen yang rencananya selesai dalam waktu enam bulan atau akhir September 2017.

Untuk penanganan secara permanen atau jangka penjang, akan diutamakan kepada pe­ningkatan faktor keselamatan. Agar tidak terjadi pergerakan pada pilar-pilar akan dilaku­kan penanganan aliran sung­ai disekitar jembatan Cisomang dengan monitoring secara berkelanjutan. (bun/zis/rie)

Untuk Anda
Terbaru