Menurut dia, berbagai test tersebut terus dilewati beriringan dengan penyelesaian basic airframe dan basic system instalation di pesawat. ”Kami juga sedang melakukan wing static test untuk prototype pertama pesawat N219. Termasuk, conformity dengan DGCA Kementerian Perhubungan untuk melakukan proses wing static juga telah dilakukan,” jelas Budi.
Lebih lanjut, Budi memaparkan, wing static test itu, lanjut Budi merupakan pengujian struktur sayap pesawat N219 diberi beban limit mencapai 100 persen.
Budi menambahkan, mengingat, banyaknya dokumen (lebih dari 300 dokumen/buku dan lebih dari 3000 gambar teknis dan equivalen part yang harus di-review. PTDI juga telah membangun beberapa laboratorium untuk mendukung berbagai macam pengujian. (dn/rie)
Pages: 1 2













