darikita.com, Keberadaan Gerakan Fajar Nusantara atauyang sering dikenal Gafatar yang meresahkan masyarakat. Terkait organisasi aliran sesat ini, Wali Kota Bandung Ridwan kamil mengaku belum menerima laporan tetang hal tersebut.
“Belum ada laporan, makanya sedang kita dalami. Ini kan isu nasional. Antisipasinya, menguatkan koordinasi di Kesbang,” ujar Ridwan Kamil yang akrab di sapa Emil ini.
Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial pun mengatakan bahwa aktivitas organisasi tersebut belum ada di Kota Bandung. Ia pun mengaku belum mendengar adanya Gafatar di Kota Bandung. Namun, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan para ulama, ormas islam dan komunitas Intelijen Daerah untuk mendeteksi keberadaan Gafatar.
“Kita terus komunikasi dengan MUI dan ormas Islam. Bukan hanya Gafatar saja, termasuk isu lain seperti bom dan lainnya,” lanjutnya.
Gafatar ini merupakan organisasi masyarakat yang telah dikategorikan sebagai aliran sesat oleh kantor wilayah agama di beberapa daerah. (Ravi/dk)













