Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Minggu, 1 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIBank Indonesia Tetapkan Hasil Lelang FX Swap USD419 Juta

KPU Jabar Pastikan Kotak Suara Kardus Aman dan Siap Digunakan

Oleh • 18 Desember 2018 • 11:59

BANDUNG – Komisioner Divisi Teknis Penyelenggar­aan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Endun Abdul Haq, meminta masyarakat tidak perlu kha­watir dengan kotak suara berbahan duplex. Dia memas­tikan aman dan kuat untuk digunakan.

Untuk menjamin kemanan, lanjutnya, kotak suara bakal dilapisi dengan plastik trans­paran. Plastik itu ada di bagian luar dan dalam kotak suara.

”Bahannya kedap air, anti-air. Itu pun, surat suara di dalamnya nanti akan dibung­kus plastik kembali, begitu juga dengan kotaknya dibung­kus plastik transparan. Dip­astikan aman dari air,” kata Endun pada wartawan.

Di samping itu, kotak suara juga nantinya akan disegel secara khusus. Jadi, tidak sembarangan bisa dibuka. ”Kami pun telah melihat langs­ung kalu kotak suara itu benar-benar aman,” ucapnya.

Menurutnya, pengadaan kotak berbahan kardus, se­suai amanat Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Pengamanan surat suara dan kelengkapan lain di dalamnya dijamin aman akan diamankan pihak ter­kait seperti petugas KPPS, PPS, PPK dan pengamanan TNI/Polri.

Selain itu, dipergunakannya Kotak Suara dalam Pemilu 2019, ternyata memiliki alasan. Selain berkaitan dengan amanat dengan amanat UU Nomor 7 tahun 2017 dan efesiensi. Se­suai dengan UU kotak suara itu harus transparan. ”Kalau aluminium yang sudah ada aspek transparannya tidak ada. Sehingga tidak sesuai dengan UU (Nomor) 7,” kata dia.

Kemudian, dari sisi efesi­ensi dapat menghemat peng­gunaan anggaran hingga 30 persen jika dibandingkan dengan kotak dari aluminium. ”Dengan adanya adanya efe­siensi bisa menghemat ang­garan. Kelebihan anggaran itu bisa dikembalikan ke ne­gara,” katanya.

Sementara itu sebanyak 2.056 kotak suara kardus di Badung, Bali, rusak karena terendam banjir. Menanggapi hal itu Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menegaskan kerusakan ter­sebut bukan ukuran bahwa kotak suara yang belakangan disebut kotak suara kardus itu rentan rusak.

”Semua orang tidak bisa menghindar dari bencana alam seperti itu. Kotak suara ini disimpan di gudang dan gudang tenggelam karena banjir. Orang tidak bisa men­ghindar dari itu,” ucap Arief di Kantor KPU, Jakarta, ke­marin (17/12).

Menurut dia, kotak suara karton itu rusak karena teren­dam banjir saat disimpan di gudang. Hal itu tidak bisa dijadikan tolok ukur bahwa kotak suara karton akan mu­dah rusak saat digunakan di Pemilu 2019.

”Tetapi kalau pas dia dija­lankan sebagai kotak suara, misal membawa logistik ke­mudian mendistribusikan logistik ke TPS, ternyata ke­tika dipakai untuk membawa logistik ke TPS dia jebol. Ya itu kalau begitu, orang boleh dan patut khawatir soal kotak suara ini,” ucap Arief.

Arief mengatakan kotak suara yang rusak itu bakal diganti oleh KPU. Pihaknya bakal memproduksi kem­bali kotak suara sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.

Kendati begitu, Arief menga­ku belum mendapat laporan dari KPU Badung, Bali menge­nai 2.056 kotak suara karton yang rusak akibat terendam banjir itu. (*/ign)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *