
Sejumlah pemuda korban penggusuran Jalan Karawang meminta-minta pada pengguna jalan demi menghidupi dapur umum.
darikita.com, Korban penggusuran Jalan Kawarang meminta-minta dijalanan. Mereka melakukannya sejak dua hari yang lalu. Dengan memangku kardus dan membentangkan karton di Jalan Ibrahim Adjie, sabtu (8/8).
Mereka terpaksa melakukannya untuk membiayai dapur umum. Seperti yang dikutip dari laman jabar.tribunnews.com, Ape salah satu warga menjelaskan bahwa sejumlah warga yang berada di posko pengungsian tidak mendapat bantuan makanan.
“Berapa pun dapatnya dalam sehari itu dikasih ke dapur umum. Nanti kan ditambahin sama jual-jual besi bekas bangunan,” paparnya.
Tambahnya, “Yang penting mah diutamakan anak-anak sama ibu-ibu. Kalau cowo mah gak masalah kalau gak makan mah,” ujar Ape.
Makanan seperti nasi, telor dan orekan akan dibagikan hampai 150 bungkus. Jadwal makan pun hanya dua hari sekali saja. “Makananya nasi, lauk pauknya telor sama orek-orekan. Itu pun dibagi-bagi lagi telor dipotongin berapa bagian,” ucapnya. (Ravi/dk)













