”Kredit juga minus 1,29. DPK (dana pihak ketiga) pun mengalami pelambatan. Karena, minus 2,73 persen. Padahal di periode yang sama, tahun lalu tumbuh 2,55 persen,” ujar Riza.
Menurut dia, kinerja minus semua di triwulan pertama karena memang BPR banyak yang konsolidasi. ”Nanti, di akhir baru digenjot,” katanya.
Riza memprediksi setelah melakukan konsolidasi, pada semester dua BPR akan mulai menggenjot kinerjanya. Kondisi kinerja BPR di Jabar ini sama dengan kinerja keuangan yang lain yakni ada tekanan. (a2/fik)
Pages: 1 2













