banner

Optimistis Wujudkan Majalengka Menjadi Kota Metropolitan

darikita 9 Juni 2015
vertical banner
adv-MAJALENGKA-4-bandung-ekspres-642x330
PARIPURNA: Jajaran pemerintahan Kabupaten Majalengka menggelar Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Majalengka di pendopo dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Majalengka ke-525 pada Minggu (7/6)

 Raih Opini WTP berturut-turut dari BPK RI

darikita.com, MAJALENGKA – Dalam rangka Hari Jadi Majalengka ke-525 Tahun 2015, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka mendapat hadiah ulang tahun istimewa yakni memperoleh predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) yang kedua kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas hasil laporan keuangan tahun anggaran 2014.

Prestasi ini dijadikan motivasi untuk lebih meningkatkan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan yang baik. ”Keberhasilan ini berkat kerja keras seluruh birokrasi dan mitra kerja pemerintah daerah yang telah bekerja dengan tertib, disiplin, taat azas dan taat aturan, tentunya tidak lepas dari dukungan dewan yang terhormat. Untuk itu, kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi dengan permintaan untuk terus dipertahankan,” ujar Sutrisno belum lama ini.

Dari 24 entinitas pemda di Jawa barat, hanya 11 pemda yang berprestasi memperoleh opini tersebut. Di antara entinitas pemda di wilayah III cirebon tahun lalu hanya Majalengka dan tahun sekarang di tambah Kabupaten Kuningan. Selain itu juga Kabupaten Majalengka mendapatkan rekor Muri dalam dalam ajang tarian Kedempling terbanyak di dunia yaitu sebanyak 1525.

Pada Hari Jadi Kabupaten Majalengka, Minggu (7/6) kemarin juga dilakukan Rapat Paripurna Istimewa DPRD yang berlangsung di Gedung Pendopo. Selain dihadiri Bupati H. Sutrisno SE MSi dan Wakil Bupati Dr H Karna Sobahi M.MPd, Sekretaris Daerah (Sekda) Drs H Ade Rahmat Ali MSi, Ketua, Wakil Ketua dan para anggota DPRD Kabupaten Majalengka, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, staf ahli bupati, para kepala OPD, camat, kepala UPTD, kepala desa/kepala kelurahan, mantan para pejabat Pemkab Majalengka juga turut dihadiri Kepala Badan Koordinator Pemerintahan dan Pembangunan Wilayah III Cirebon, Danrem 063/Sunan Gunung Djati, Danlanal Cirebon. Bahkan tampak hadir pula Bupati Kabupaten Kuningan Hj Utje CH Suganda S.Sos yang turur didampingi suaminya H Aang Suganda Hamid mantan Bupati Kuningan.

Bupati H Sutrisno mengatakan, peringatan Hari Jadi Majalengka ke-525 ini sungguh terasa istimewa dari tahun-tahun sebelumnya, karena bertepatan dengan keinginan rakyat untuk menjadikan 1 Juni sebagai Hari besar Nasional lahirnya Pancasila dan bertepatan pula dengan gegap gempitannya umat Islam dalam menyongsong hadirnya 1 Ramadan 1436 Hijiriyah. ”Momen ini menyadarkan saya untuk mengajak kepada segenap komponen masyarakat menumbuh kembangkan nilai-nilai kegotongroyongan sebagai sari pati Pancasila, bahu-membahu membangun Kabupaten Majalengka yang kita cintai ini dengan tetap senantiasa memohon ridho Allah SWT, agar kita dapat mewujudkan semua apa yang kita harapkan bersama, terutama makin meningkatnya kesejahteraan masyarakat kita,” ujar bupati.

Lebih lanjut dia mengatakan, walaupun diawali dengan keprihatinan akan kondisi Majalengka pada saat pertama kali dirinya bersama wakilnya menjabat Bupati/Walil Bupati Majalengka periode pertama 2008-2013, di mana dalam struktur daerah, dirinya diwarisi APBD tahun 2008 sebesar Rp 860 milyar dan PAD sebesar Rp 43 milyar, dengan ukuran kemajuan Kabupaten Majalengka berada pada posisi paling belakang di wilayah III Cirebon. ”Dengan indeks pembangunan manusia (IPM) pada saat itu berada pada posisi 69,94 tingkat kemiskinan 17,12 persen dan Majalengka sangat lekat dengan julukan The Big Village. Namun berkat kesabaran serta dorongan oleh motivasi pengabdian untuk Majalengka, maka lahirlah strategi berikut inovasi-inovasi baru antara lain inovasi mengembangkan ekonomi keluarga yang telah mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri sebagai Bupati Berinovasi, alhamdulilah telah mampu mengungkit peningkatan keuangan daerah, dengan posisi APBD 2015 sebesar Rp 2,365 triliun, PAD Rp 262, 3 milyar. Selain itu, kami juga telah menaikan posisi kemajuan Kabupaten Majalengka berada dibawah Kota Cirebon dan Kota Kuningan, sedangkan capaian indikator makro pembangunan mengalami kenaikan,” ujar bupati.

Bupati menuturkan, beberapa prestasi yang diraih di antaranya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Majalengka pada tahun 2014 mencapai 72,54 poin meningkat dari tahun 2013 yang mencapai 71,90 poin, tingkat penggangguran terbuka (TPT) pada tahun 2014 tingkat pengangguran terbuka mencapai angka 4,47 persen, jauh menurun dibandingkan dengan tahun 2013 yang mencapai 7,35 persen, tingkat kemiskinan di Kabupaten Majalengka pada tahun 2014 mencapai 12, 96 persen menurun dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 14,07 persen. Produk domestik regional bruto Kabupaten Majalengka tahun 2014 atas dasar harga berlaku mencapai Rp14,515 triliun meningkat dari tahun 2013 yang mencapai Rp13,344 triliun. Pendapatan perkapita penduduk Kabupaten Majalengka pada tahun 2014 pada tahun 2014 tercatat sebesar Rp12,339 juta meningkat dari tahun 2013 yang mencapai Rp11,400 juta. Laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 dengan laju pertumbuhan mencapai 8,77 persen.

”Pada momentum hari jadi ini, saya ingin menyampaikan kepada segenap rakyat Kabupaten Majalengka untuk optimis menyongsong masa depan kita. Karena pada tahun 2017 akan mulai beroperasi Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati. Pada tahun ini selain akan menyelesaikan runway sepanjang 3 km, maka akan dibangun pula apron dan taxyway,” ujar bupati.

Untuk Anda
Terbaru