
darikita.com, KEIKUTSERTAAN Zulham Zamrun di turnamen Piala Presiden menemukan hambatan ketika regulasi Mahaka mewajibkan pemain pindahan harus membawa surat pelepasan dari klub lamanya. Pihak Persipura pun mengaku belum menyerahkan surat itu untuk Persib. Namun tim Mutiara Hitam melalui sekretaris klub, Rocky Bebena mengatakan pihaknya sudah merestui Zulham untuk hengkang. Karena pemain tersebut sejatinya sudah tidak terikat kontrak.
”Dia sudah bebas untuk main dimanapun. Kita manajemen sudah rapat buat kesepakatan, siapapun pemain Persipura yang dipakai di Piala Presiden komunikasi saja langsung dengan pemain itu. Manajemen tidak akan mengeluarkan surat, kita sudah bubar,” ujarnya ketika dihubungi, Jumat (28/8).
Menurutnya sejak beberapa pekan terakhir Zulham sudah diizinkan mengikuti latihan di Persib. Menurutnya yang terpenting pemain tersebut mau untuk membela klub anyarnya. Namun Persipura sendiri tidak akan memberikan surat karena mereka sendiri menilai turnamen ini hanya merupakan event insidentil.
”Bebas lah yang penting pemainnya mau, kalau mereka mau ya sudah. Sama sekalipun tidak ada rasa keberatan. Kalau surat ga pake surat-suratan, ini kan untuk isi kekosongan saja. Karena tidak ada kaitannya dengan federasi berjenjang seperti AFC. Ga usah terlalu kaku lah,” lanjutnya.
Menurutnya manajemen Persipura sudah membuat keputusan untuk tidak mengeluarkan surat. Karena kondisi klub pun sedang dibubarkan. Mengenai syarat dari Mahaka tentang surat kepindahan, Rocky mengatakan bahwa pihaknya tidak mau banyak terlibat dengan hal itu. Mengingat Persipura tidak ikut di Piala Presiden. Bahkan menurutnya bukan hanya Persib yang memohon dokumen kepindahan pemain tersebut.
”Itu keputusan mereka, kita juga sudah rapat, kita juga engga diundang rapatnya. Kita memutuskan tidak akan mengeluarkan surat. Karena bukan Persib saja yang minta surat, ada Arema, Sriwijaya dan Persija,” pungkasnya.
Sementara itu, setelah dikonfirmasi terkait persoalan tersebut, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengungkapkan, persoalan terkait Zulham sudah dikomunikasikan dengan Manajer Persipura Rudi Maswi. Pernyataan yang masuk diakal, bila manajemen tim Mutiara Hitam tidak punya hak untuk mengeluarkan surat izin Zulham pindah klub, karena pemain tersebut sudah tidak ada keterikatan kontrak.
”Masalah Zulham, sudah telepon dengan Rudi Maswi, mereka (Persipura) sudah tidak punya hak untuk membuat surat, karena sudah bubar,” ungkap Umuh, saat dihubungi, kemarin (28/8).
Umuh menegaskan bila konfirmasi dari manajemen Persipura tersebut menjelaskan bila Zulham tidak harus memiliki surat izin pindah. Terkecuali jika sang pemain memiliki kontrak dengan tim yang menjadi finalis Indonesia Super League (ISL) musim 2014 lalu.
”Kalau sudah begini, surat apalagi? Sudah ada kejelasan. Kecuali masih ada kaitan kontrak, ini kan tidak ada kaitan dengan klub sebelumnya, karena Persipura sudah dibubarkan,” tegasnya.
Umuh pun menuturkan pemain memiliki hak untuk memilih klub setelah tidak ada kaitan kontrak dengan tim lamanya. Zulham telah memilih Maung Bandung menjadi klub pelabuhannya pasca dibubarkan Persipura.
”Hak pemain enggak ada hubungan lagi sama tim lama karena sudah tidak terikat kontrak,” ucap Umuh. (smm/asp)













