darikita.com, KARAWANG – Bakal Calon Bupati (Bacabup) yang mendaftar ke PDI Perjuangan, Darjo Sutejo MS mendukung pernyataan bakal calon bupati lainnya yang mendaftar ke PDI Perjuangan yakni Deden Darmansyah yang menyebut kalau partai PDI Perjuangan hanya berorientasi logistik.
“Bahkan DPC duluan yang selalu bicara logistik dan logistik. Hal itu terbukti dengan keharusan para bakal calon bupati yang mendaftar ke PDI Perjuangan membayar Rp 10 juta,” ujar Tejo ditemui di gedung DPRD Karawang, Rabu (3/06).
Tejo bahkan siap membeberkan bukti bila ketua DPC PDI Perjuangan Karawang membantah adanya keharusan bacabup untuk membayar. “Kalau masih membatah saya keluarkan buktinya dalam bentuk kwitansi. Jadi saya dukung pernyataan Deden yang memilih mundur jika partai tersebut hanya berbicara logistik,” tegasnya dengan nada menggebu.
Apabila itu terjadi, maka dia memperkirakan akan semakin terpicu adanya kotak-kotak dalam partai besutan Megawati Soekarnoputri itu. “Kalau begitu pasti PDI Perjuangan akan semakin terkotak-kotak. Ditambah Deden mengatakan memilih mundur jika memang demikian,” tandasnya.
Apalagi, tambahnya, Deden merupakan pejuang partai dan merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki PDI-P. “Deden itu dari dulu pejuang partai. Wajar jika Deden bersikap seperti itu,” serunya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Karawang, Karda Wiranata, ketika dikonfirmasi mengaku tidak bisa menghalang-halangi ketentuan DPP partai berlambang banteng moncong putih itu dalam menentukan siapa calon yang bakal diusung.
“Saya juga tidak bisa menghalangi-halangi Deden jika memang ingin mundur. Karena saya juga tidak bisa menghalang-halangi niatan DPP dalam menentukan siapa yang akan diusung,” ucapnya.
Terlebih, kata dia, yang berwenang menetapkan siapa yang akan diusung adalah DPP. “Itu bukan lagi wewenang saya di DPC. Karena saya hanya menjalankan perintah DPP untuk melakukan penjaringan. Selebihnya dikembalikan ke DPP,” jelasnya.
Jadi, bebernya, persoalan salah satu pengusungan calon berdasarkan logistik oleh DPP bukan menjadi persoalan DPC. “Memang dalam pencalonan pastinya perlu logistik. Tetapi kan ada kriteria lainnya,” pungkasnya.













