”Ada sistem yang akan menerima dan memberi feedback atas pengiriman data yang dilakukan oleh masyarakat. Data yang dikirimkan dengan yang asli akan dicocokan, setelah itu baru dicetak. Jadi masyarakat bisa datang langsung ke sini itu setelah dokumen adminduknya selesai dan siap bahkan sudah cetak. Ini bisa memangkas birokrasi yang ada selama ini, sehingga bisa mengefesiensikan waktu dan materi,” paprnya.
Wahyu berharap, dengan inovasi pelayanan tersebut bisa diterima oleh masyarakat dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pelayanan segala adminduk, kata dia, merupakan kebutuhan yang utama bagi masyarakat. Karena semua adminduk tersebut menjadi keperluan bagi masyarakat seperti untuk kepentingan perbankan, pendidikan, kesehatan dan lainnya. ”Kita ingin berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (drx/fik)













