darikita.com, Kota Bandung merupakan magnet bagi para wisatawan. Hal tersebut dimanfaatkan oleh beberapa pengusaha yang membuka usaha restoran atau pun hotel. Namun ternyata masih banyak yang memanipulasi pajak oleh usaha yang terbilang cukup besar, yaitu hotel. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil pun menduga hal tersebut.
Maka dari itu, ia akan membuat tim khusus untuk menindak tegas para perusahaan yang memanipulasi pajak. “Kita akan siapkan timnya karena di Kota Bandung disinyalir banyak hotel dan usaha-usaha besar yang memanipulasi pajak,” ujarnya.
Modus yang dilakukan perusahaan bisa jadi dengan cara merekrut dua akunting. Penyebabnya, PAD Kota Bandung tidak optimal. “Biasa punya dua akunting. Ini membuat PAD Kota Bandung menjadi tidak optimal. Mudah-mudahan September ini banyak yang terungkap,” paparnya.
Ia melanjutkan, telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menelusuri kasus tersebut. Terlebih beberapa pekan terakhir, kepolisian Kota Bandung sudah menindak tegas dan menangkap para begal dan preman. “Kapolrestabes sudah melaporkan penangkapan-penangkapan begal dan preman-preman. Berikutnya kita fokus kepada penipuan-penipuan pajak,” ucap Emil.
Tak bisa dipungkiri lagi, Kota Bandung menjadi kota yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Dengan hadirnya taman tematik, membuat kota kembang ini makin diserbu para wisatawan pada akhir pekan. (Ravi/dk)













