Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKemenkes dan CEPI Uji Kesiapsiagaan Target Vaksin 100 Hari untuk Ancaman Pandemi

Imbas Kerja dari Rumah, Orderan Ojek dan Taksi Online Turun

Oleh • 17 Maret 2020 • 13:22

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk bekerja dari rumah guna mengurangi wabah virus corona. Hanya saja anjuran tersebut membuat ojek dan taksi online mengalami penurunan orderan.

detikINET sempat berbincang dengan Asep, driver Goride. Senin (16/3/2020). Dia mengatakan sudah sedari pagi beroperasi, tapi jumlah pemesan tidak seperti hari kerja sebelumnya.

Kayak hari minggu orderannya, tidak begitu ramai,” ujarnya.

Hal yang sama dialami Roji, driver Goride. Saat jam berangkat kantor, jumlah orderan masih sama dengan biasanya. Namun setelah di atas jam 10.00 hingga menjelang sore baru terasa perbedaannya.

“Biasanya bisa mendapat enam orderan. Tadi sudah keliling-keliling hanya dapat dua,” terang Roji.

Sial, nilai performanya hari itu makin anjlok ketika jam pulang kantor. Lantaran hujan orderan yang masuk jaraknya cukup jauh dari posisinya berada, dan konsumen langsung membatalkan sebelum berkomunikasi terlebih dulu.

“Belum chat sudah cancel. Padahal kalau mau menunggu kami bakal jemput,” ujar Roji.

Sementara itu Zisco, pengemudi Grabcar, mengaku orderan yang masuk ke ponselnya nyaris setengah dari rata-rata order normalnya.

“Narik dari jam 10.00 pagi sampai siang biasanya dapat 10 orderan. Ini sampai jam 15.00 sore baru dapat 6,” keluh Zisco,

Namun Zisco telah menyadari akan adanya efek dari anjuran pemerintah soal kerja dari rumah. Karenanya agar pemasukan hariannya tidak menurun, dirinya menyiasati dengan menerima orderan pengiriman barang dan pengantaran offline.

“Terakhir, kepada seluruh rakyat Indonesia saya minta tetap tenang, tidak panik, tetap produktif dengan meningkatkan kewaspadaan agar penyebaran COVID-19 ini bisa kita hambat dan bisa kita setop,” kata Jokowi melalui video yang disiarkan langsung Sekretariat Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/3/2020). Seperti diketahui Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat Indonesia tetap tenang menghadapi wabah virus Corona. Dia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Jokowi meminta warga bekerja hingga beribadah dari rumah masing-masing. Selain itu, dia meminta masyarakat saling tolong di tengah pandemi ini.

“Dengan kondisi saat ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah, inilah saatnya bekerja bersama-sama saling tolong-menolong dan bersatu padu, gotong royong,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *