
SUMRINGAH: Pebalap Ferrari Sebastian Vettel tak henti menebarkan senyum usai menjuarai GP Hungaria, Minggu (26/7). Dirinya sukses mematahkan dominasi Mercedes.
darikita.com, BUDAPEST – Mercedes mengawali akhir pekan di Hungaria dengan sempurna. Namun mereka mengakhirinya dengan sangat buruk. Sederet drama di Sirkuit Hungaroring, Minggu (26/7), merontokkan dominasi Mercedes dan mengusung warna berbeda di podium.
Drama sudah terjadi saat lampu start baru saja menghijau. Bintang Ferrari Sebastian mengambil jalur luar untuk melewati duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Nico Rosberg yang memulai balapan dari grid paling depan. Berhasil!
Kesuksesannya itu ditiru rekan setimnya Kimi Raikkonen dengan memilih raceline di belakang Vettel. Di tikungan ketiga, pebalap Finlandia itu mampu menguasai keadaan. Posisinya terpat di belakang Vettel. Ferrari posisi 1-2 di sesi pertama balapan. Awal sempurna bagi Skuad Kuda Jingkrak.
Tapi itu baru permulaan. Sederet drama lainnya sedang menunggu giliran. Hamilton nyaris kehilangan posisinya sebagai pemuncak klasemen saat terlibat kontak dengan rekan setimnya sendiri Nico Rosberg. W06 miliknya terseret keluar sirkuit dan posisinya langsung terseret ke urutan 10.
Namun Hamilton adalah juara. Berkat kengototannya bertarung dengan banyak pembalap di depannya, termasuk yang paling seru dengan Felipe Massa (Williams) di awal balapan, posisinya berangsur membaik. Jelang pit stop pertama, posisinya sudah berada di tempat kelima.
Hamilton kembali harus menelan pil pahit setelah terkena penalti drive-trough alias start dari pit di tengah balapan karena dianggap bersalah dalam insiden senggolan dengan Daniel Ricciardo. Posisinya terlempar lagi ke belakang. Situasi itu tentu saja membuka peluang rival terdekatnya Nico Rosberg untuk mengambil alih posisi klasemen karena keduanya hanya terpisah 17 poin.
Di saat yang sama Rosberg sudah berhasil merangsek ke posisi kedua melewati Kimi Raikkonen. Harapan Mercedes untuk memenangi GP Hungaria juga tersisa di pundak Rosberg.
Tapi drama belum selesai. Insiden copotnya sayap depan mobil pembalap Nico Hulkenberg hingga tunggangannya itu menabrak dinding pembatas trek memaksa safety car keluar. Keuntungan bagi Hamilton yang terpisah delapan detik di belakang Rosberg untuk mendekat.
Lepas safety car menunaikan tugasnya, pertempuran kembali terjadi. Kimi Raikkonen yang mengalami kerusakan mesin terpaksa keluar dan pertarungan podium kedua menyisakan Rosberg dengan Ricciardo. Duel keduanya berakhir petaka bagi Rosberg. Roda kiri bagian belakangnya robek akibat tersayat sayap depan mobil Ricciardo.
Rosberg harus berjuang kembali ke pit dengan tiga roda tersisa. Akibatnya waktunya banyak terbuang dan meski bisa kembali membalap, posisinya sudah jauh tertainggal di belakang. Ricciardo juga harus mengganti sayap depan mobilnya hingga terpaksa merelakan posisi keduanya diambil alih rekan setimnya Daniil Kvyat.
Beruntung Ricciardo yang menjuarai GP Hungaria tahun lalu masih bisa kembali di posisi ketiga. ’’Aku pikir balapan berakhir setelah mengalami kontak dengan Lewis (Hamilton). Ini balapan gila!’’ sebut Ricciardo. Direktur balap juga tidak menjatuhkan penalti kepada Rosberg maupun Ricciardo untuk senggolannya jelang akhir balapan.
Untuk pertama kalinya musim ini, Red Bull-Renault mengirimkan dua pembalapnya ke podium. Bahkan Kvyat mencatat rekor sebagai pembalap termuda yang meraih podium sejak Vettel di Italia 2008.
Hasil yang bagus untuk Vettel. Bukan hanya berdiri di podium tertinggi, yang lebih penting adalah pembuktian bahwa dirinya mampu memenangi pertarungan dengan Mercedes, dan bukan Cuma menunggu mereka membuat kesalahan.
Ini adalah kemenangan kedua pembalap Jerman itu setelah GP Malaysia awal musim ini. Kemenangannya kemarin juga menyamai torehan rekor Ayrton Senna dengan 41 victory. ’’Kemenangan ini untuk Jules (Bianchi),’’ seru Vettel dari atas podium dilansir Autosport.(cak/vil)













