”Kita lihat besok kita latihan, Jumat juga kita latihan kita lihat siapa yang paling bagus. Tapi kita lihat kondisi pemain dulu baru lihat siapa-siapa, tapi kita ada pemain di depan Sergio dia cukup oke,” ujarnya.
Setidaknya, dia katakan, pada laga ujicoba ini para pemain yang jarang maupun yang tak pernah tampil sama sekali. ”Tapi saya senang dengan tiga pemain yang ini sudah dapat sentuhan permainan, dan perlahan perlahan ketiga pemain ini sudah kembali ke normal,” paparnya.
Pada laga itu Persib unggul dengan skor 4-2. Pasukan Dejan Antonic sempat tertinggal setelah M Natshir melakukan blunder di awal babak pertama. Beruntung tandukan Sergio di menit ke-15 sukses menyamakan kedudukan. Menit ke-26, Rudiyana membawa Persib berbalik unggul. Menit ke-58 aksi individu Yanto Basna menambah pundi gol Persib menjadi 3-1. Sayang tak lebih dari lima menit, Basna melakukan kesalahan dan mencetak gol bunuh diri. Gol pemungkas diciptakan Rahmad pada menit ke-58.
”Gol kedua aku pikir paling cantik dari kemarin yang kita latih, gol kedua individual basna. Taapi kita mulai sistem 4-1-4-1, mungkin untuk game pertama cukup berat, seperti Taufik yang sweeper itu cukup berat,” pungkasnya.
Sementara itu, Sergio mengaku menikmati laga ujicoba perdananya ini di musim 2016. Karena Persib memiliki banyak pemain baru, ujicoba ini sebagai ajang pengenalan dengan pemain lainnya, untuk memberikan umpan yang dia inginkan.
”Saya enjoy kasih umpan ke pemain lain. Yang penting buat saya bikin Persib juara sebagai tim. Saya bisa umpan atau cetak gol tidak apa-apa,” kata Sergio.
Pemain naturalisasi ini tak menampik masih butuh adaptasi dengan iklim Indonesia. Meski begitu, dia mengaku siap jika dipercaya pelatih turun melawan Madura United.













