Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Jalur Cirebon-Bandung Sudah Bisa Dilalui

Oleh • 9 Maret 2017 • 03:50

darikita.com, SUMEDANG – Meski dengan dipaksakan, jalur nasional yang mengalami amblas di Dusun Cireki, Desa Bugel, Kecamatan Tomo sudah bisa dilalui. Baik oleh kendaraan besar ataupun kendaraan kecil.

”Kasihan para pengendara kalau harus menunggu selama dua atau tiga hari. Terpaksa kami perbolehkan kendaraan melintas di lokasi jalan amblas,”  ujar Kapolsek Tomo Kompol Doto SH kepada Jabar Ekspres, kemarin (8/3).

Dikatakan Doto, proses pengurugan jalan amblas diperkirakan masih memerlukan waktu yang cukup lama. Sebab, hujan terus menerus terjadi hampir setiap sore.

”Hujan akan memperlambat proses pengurugan dikarenakan tanah akan kembali becek dam licin untuk dilalui. Selain itu, tanah juga sebagian terbawa oleh air,” jelasnya.

Sekarang ini, proses perataan jalan oleh pasir dan batu sedang berlangsung. Namun, dikhawatirkan akan kembali terjadi hujan sehingga tanah akan kembali amblas. ”Seperti kejadian semalam, jalan kembali amblas meski telah diurug oleh batu dan pasir,” tandasnya.

Menurut Doto, alat berat kembali didatangkan untuk membantu proses pengurugan dan perataan jalan. Kini, alat berat yang bekerja di lokasi jalan ada dua unit. ”Kami telah mendatangkan kembali alat berat agar proses pengurugan dan perataan jalan berlangsung cepat,” tukasnya.

Doto juga mengatakan penjagaan terus dilakukan di lokasi jalan amblas oleh pihak kepolisian dibantu warga. Sebutnya, penjagaan akan dilakukan hingga arus lalu lintas kembali normal dan jalan stabil.

”Mudah-mudahan secepatnya arus lalu lintas bisa kembali normal dan bisa dilalui,” tuturnya.

Pantauan Jabar Ekspres, beberapa kendaraan umum dan pribadi seperti elf dan kendaraan kecil masih memilih melintas di jalur kabupaten ruas Legok-Conggeang-Ujungjaya. Kendaraan-kendaraan itu menghindari kemacetan yang panjang di lokasi jalan amblas.

”Kami lebih baik memilih jalur yang agak jauh untuk menghindari macet. Meski jalur yang dilalui ada sebagian yang jelek,” timpal seorang sopir elf jurusan Cikijing-Bandung, Hardi.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *