Ilustrasi visual dibuat menggunakan kecerdasan buatan (AI).
BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan sebesar Rp4 miliar untuk membantu pemulihan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Bantuan diarahkan terutama untuk perbaikan rumah dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga.
Bantuan disesuaikan tingkat kerusakan
Menurut keterangan resmi Pemprov Jabar, pemilik rumah rusak berat memperoleh bantuan Rp20 juta. Rumah rusak sedang mendapat Rp10 juta, sedangkan rumah rusak ringan mendapat Rp5 juta.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memantau kondisi rumah warga di beberapa lokasi sejak Jumat, 21 Agustus 2026. Pemeriksaan lapangan menemukan rumah dengan dinding retak hingga bangunan yang mengalami kerusakan lebih berat.
Depok turut menghimpun bantuan
Selain dukungan Pemprov Jabar, aparatur sipil negara dan masyarakat Kota Depok turut memberikan bantuan senilai Rp500 juta. Kolaborasi lintas daerah tersebut diharapkan mempercepat pemulihan kebutuhan dasar korban.
Penyaluran bantuan perlu disertai pendataan terbuka agar besaran dukungan sesuai tingkat kerusakan dan tidak terjadi duplikasi penerima. Pengawasan material, pengerjaan rumah, dan kebutuhan kelompok rentan juga penting dalam tahap pemulihan.
Sumber: Rilis Humas Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 23 Agustus 2026. Ditulis ulang secara editorial oleh DariKita.online.




