DARIKITA.ONLINE — Kementerian Kesehatan RI bersama Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI) menguji kesiapsiagaan menghadapi ancaman pandemi baru melalui simulasi target pengembangan vaksin dalam 100 hari.
Kemenkes menyatakan Indonesia menjadi negara ketiga yang menjalankan pengujian tersebut. Simulasi digunakan untuk menilai kesiapan berbagai unsur dalam mempercepat respons terhadap patogen baru yang berpotensi memicu kedaruratan kesehatan.
Penguatan kesiapsiagaan pandemi mencakup koordinasi, riset, kapasitas laboratorium, pengembangan vaksin, serta kemampuan sistem kesehatan dalam merespons ancaman secara cepat.
Sumber: Kementerian Kesehatan RI, 3 September 2026.




