BMKG: Potensi Hujan Meningkat pada Awal November di Tengah Cuaca Panas
Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan peluang hujan meningkat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 30 Oktober–5 November 2026, […]
Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan peluang hujan meningkat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 30 Oktober–5 November 2026, […]
JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengajak generasi muda memperkuat patriotisme, kegigihan, dan empati dalam membangun Indonesia. Pesan itu disampaikan dalam […]
BMKG menguji operasi modifikasi cuaca menggunakan dry ice untuk membantu mengurai kabut asap dan meningkatkan kualitas udara di Kalimantan Tengah.
BMKG mencatat rangkaian gempa darat di sekitar Tanggamus pada 28 Oktober 2026, termasuk M4,7 dan M3,4.
BMKG menyatakan Siklon Tropis ARNAB berada di Teluk Benggala dan tidak berdampak langsung, tetapi potensi hujan lebat tetap perlu diwaspadai.
BMKG memprakirakan curah hujan kategori menengah mendominasi 77,72 persen wilayah Indonesia pada Dasarian I November 2026.
Gempa tektonik M5,1 mengguncang selatan Gunungkidul pada 27 Oktober 2026 pukul 21.43 WIB dan tidak berpotensi tsunami.
BMKG menggelar sekolah lapang terpadu di Wonogiri untuk meningkatkan keselamatan nelayan dan kesiapsiagaan menghadapi gempa serta tsunami.
Delegasi Indonesia menghadiri SERCOM-4 WMO di Jenewa untuk memperkuat standar layanan cuaca, iklim, dan peringatan dini.
BMKG menggunakan teknologi dry ice dan NaCl dalam operasi modifikasi cuaca untuk mendukung penanganan kabut asap akibat karhutla di Sumatra Selatan.