Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Selasa, 15 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIBMKG: El Niño Kuat Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027

Kemenkes Perkuat Pemantauan Kualitas Udara Dampak Erupsi Anak Krakatau

Oleh • 10 September 2026 • 04:08
Ilustrasi pemantauan kualitas udara dampak erupsi Anak Krakatau

DARIKITA.ONLINE, JAKARTA — Kementerian Kesehatan RI memperkuat pemantauan kualitas udara menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik yang berdampak pada sejumlah wilayah.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Rabu, 9 September 2026 menggunakan particulate counter untuk mengukur konsentrasi partikulat, khususnya PM2,5.

PM2,5 masih perlu diperhatikan

Kemenkes menyebut hasil pengukuran di sejumlah area luar ruangan masih berada di atas batas aman. Di Terminal Damri Bandara Soekarno-Hatta, pengukuran menunjukkan PM2,5 sebesar 63 mikrogram per meter kubik, sementara batas aman yang dirujuk Kemenkes sebesar 25 mikrogram per meter kubik.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa meskipun aktivitas penerbangan dapat berjalan, aspek kualitas udara tetap perlu diperhatikan dari perspektif kesehatan masyarakat. Warga di area terdampak disarankan mengikuti arahan kesehatan dari pemerintah dan memantau informasi resmi.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI, 9 September 2026. Ditulis ulang secara editorial oleh DariKita.online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *