Beruntung, peluit akhir telah dibunyikan sehingga Chelsea tak harus tampil dengan 9 pemain di lapangan karena pertandingan ditentukan lewat adu penalti. Dalam drama tersebut, Cabalero layak disebut sebagai pahlawan. Dia menggagalkan tendangan pertama Norwich yang dilakukan Nelson Oliveira.
Sedangkan para penendang Chelsea yakni Willian, David Luiz, Cesar Azpilicueta, N’Golo Kante, dan Eden Hazard mampu melaksanakan tugasnya secara gemilang. Chelsea pun menang adu penalti 5-3 dan melaju ke babak keempat. Di babak ini, Chelsea telah ditunggu Newcastle United.
Usai laga, Conte mengaku lega. Meski begitu, dia tetap mengkritisi penggunaan VAR dan perlu dilakukan peningkatan sistem. Sejumlah keputusan wasit dia rasa masih kontroversial, terutama timnya tak diberi penalti meski jelas-jelas Willian dilanggar di kotak penalti. Conte pun sedikit meradang dengan keputusan wasit memberi kartu kuning kedua untuk Pedro dan Morata.
Meski begitu, dia tetap memberikan kritik terhadap Pedro dan Morata yang dinilainya terlalu agresif dan tak mampu mengontrol emosi. “Terkait Pedro, dia memang melakukan diving dan layak mendapat kartu kuning kedua,” beber Conte.
Sementara itu, Morata mendapat kartu kuning kedua lantaran bertindak agresif kepada pemain lawan. Gara-garanya dia merasa pemain lawan telah menyikutnya.













