Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKemenkes dan CEPI Uji Kesiapsiagaan Target Vaksin 100 Hari untuk Ancaman Pandemi

Rotasi Belum Tentu Bertaji

Oleh • 21 Oktober 2016 • 03:41

Bandung – Permainan Persib Bandung dinilai kian menurun. Padahal, setahun lalu Maung Bandung mampu menjadi yang terbaik di ajang Piala Presiden 2015.

Tercatat, saat ini Persib Bandung berada di posisi ke-10 pada klasemen sementara Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016.

Menyikapi hal itu, Tony Sucipto menjadi salah satu saksi ketika timnya mengangkat trofi Piala Presiden. Di sisi lain, dia juga saat ini merasakan betul betapa buruknya performa Persib di TSC 2016.

Musim ini Maung Bandung memang cukup banyak ditinggalkan pemain yang berjasa besar memberikan kontribusi untuk meraih gelar kampiun. Sebut saja Makan Konate, Ilija Spasojevic, Dedi Kusnandar, juga trio Sriwijaya FC Firman Utina, Supardi Nasir dan M Ridwan.

”Waktu itu kita bisa jadi juara dengan jangka waktu tiga tahun untuk juara. Kita membutuhkan proses, dan lagi ini adalah sebuah tim bukan individu,” kata Toni di Mes Persib Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, kemarin  (19/10).

Saat ini timnya banyak dihuni oleh pemain anyar. Tony menilai, bukan tak mampu memberikan kontribusi lebih besar, namun para pemain membutuhkan proses agar kian padu.

”Harus satu tujuan. Menyatukan satu tujuan itu kan susah,” ucapnya.

Dia mengatakan, menjadi juara di Piala Presiden menjadi gambaran dan pelajar untuk Persib. Dia berharap, semangat dulu menjadi gambaran meraih prestasi yang sama. ”Minimal solid,” ucapnya.

”Untuk mewujudukannya tentu harus kembali mencontoh program yang terbukti sukses itu,” sambungnya.

Di musim 2016 ini Maung Bandung seakan kehilangan tajinya. Tak pernah meraih poin pada laga tandang di putaran dua TSC menjadi rapot merah skuad Djadjang Nurdjaman.

Tak ayal, melempemnya performa Persib pun menjadi sorotan bobotoh. ”Sekarang bobotoh banyak ngomongin Persib mainnya jelek. Ya memang kita sebagai pemain maklum,” ungkapnya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *