”Kami selalu mengikuti kegiatan yang berbaur dengan Save Dahlan Iskan ke berbagai daerah. Di antaranya Kabupaten Garut, Kuningan, Karawang, Purwakarta, Bogor, Sukabumi, Cianjur dan wilayah lainnya,” tuturnya.
Meski saat ini yang datang dari AIM hanya puluhan orang, lanjut Nur, namun pihaknya mengaku, selalu konsisten dan percaya pada Dahlan Iskan. Makanya, Nur mengaku, AIM akan selalu menjadi bagian dari Save Dahlan Iskan.
”Saya pribadi sangat kenal dengan abah Dahlan dan pernah bertemu beberapa kali. Dari kesederhanaan dan kebijaksanaannya, saya menilai abah Dahlan orang yang baik dan jujur,” paparnya.
”Dari kasus yang diterapkan kepadanya, saya yakin abah Dahlan tidak korupsi. Maka sangat tidak pantas beliau diperlakukan seperti saat ini,” ungkapnya.
Dengan kondisi yang ada, Nur mengaku, akan terus berjuang membela Dahlan Iskan. Tidak melalui jalur hukum, tapi lebih pada kegiatan doa bersama dan pengajian yang dilaksanakan di berbagai daerah. Teknisnya, melibatkan para kyai dan ulama dari Hamida.
”Kita pun akan melaksanakan gebyar doa bersama untuk abah Dahlan. Untuk se-Jawa Barat, akan dilaksanakan di Kota Bandung,” ucapnya. (yul/rie)













