Penyelidikan sementara, KNKT menghitung besar daya listrik yang digunakan untuk menjalankan AC kapal. Penghitungan juga akan dikaitkan dengan penggunaan satu mesin merek Nissan dengan kekuatan 500 Mph. Mesin tersebut juga digunakan sebagai power suplai untuk pendingin ruangan kapal. ”Harus ada perhitungan lebih dalam lagi dari kapasitas genset atau dayanya,” ujar Aldrin.
KNKT, lanjut Aldrin, sudah mengantongi data cetak biru pembuatan KM Zahro Express. Tim akan menelusuri penggunaan AC kapal, apakah telah tersertifikasi dari awal atau baru-baru ini. ”Pertanyaanya, apakah AC ini fasilitas tambahan atau tersertifikasi dari awal? Kami perlu selidiki,” jelasnya.
Sementara itu, sebanyak lima jenazah korban terbakarnya KM Zahro Express kembali teridentifikasi. Korban tersebut bernama Yeti Herawati, 43; Naswa Sarwa 11; Muhammad Bunyamin, 43; Muhammad Nurdin, 40; dan Otih Sugiatih, 42. Sedangkan, 12 jenazah lainnya masih kerap dilakukan pemeriksaan.
Mereka (korban, Red) teridentifikasi melalui pemeriksaan sekunder dan primer. Termasuk memeriksa perhiasan serta anggota tubuh yang dimiliki oleh korban.
Informasi tersebut diberikan dari pihak keluarga masing – masing. Kebanyakan jenazah korban teridentifikasi melalui pencocokan gigi.
”Kami mengetahui kelima jasad ini melalu, pemeriksaan pada gigi korban, dan diperjelas dengan perhiasan yang ditemukan pada korban,” kata Kapusdokkes Mabes Polri, Brigjen Arthur Tampi, di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, kemarin (3/1).
Sampai saat ini 12 jenazah lainnya masih dilakukan pemeriksaan. Jasad itu dalam kondisi tragis. Seluruh tubuh korban mengalami luka bakar 100 persen. Hal tersebut membuat pihaknya kesulitan dalam menemukan identitas korban.
Oleh karena itu, lanjut Athur, pihaknya berharap pihak keluarga korban bisa memberikan sebanyak mungkin informasi terkait ciri-ciri yang dimiliki oleh anggotanya. Utamanya informasi terkait rentan gigi korban. Seperti foto panoramid gigi, catatan perawatan gigi dan foto korban dalam keadaan terseyum. Sehingga seluruh jasad dapat teridentifikasi.













