
darikita.com, Operasi pasar yang dilakukan Pemkot Bandung dan Bulog Divre Jabar, pada sejumlah pasar Kota Bandung. Hal tersebut, menyusul aksi mogok yang dilakukan sejumlah pedagang daging ayam. Naiknya harga daging menjadi permasalahan utama.
Adapun pasar-pasar yang melakukan operasi pasar serentak, yaitu Pasar Kosambi, Astanaanyar, Sederhana, Atas Cimahi dan Cimahi. Antusias warga masyarakat dalam operasi ini, dengan harga Rp32.000 perkilogram. Namun saking tingginya animo, alokasi daging yang asalnya hanya 500kg akan ditambah menjadi 3,5 ton.
“OP daging ayam ini kami lakukan demi memenuhi kebutuhan masyarakat. Minat konsumen cukup tinggi, sehingga kami melakukan penambahan menjadi 3,5 ton,” ujar Kepala Bulog Divre Jabar Alip Afandi.
Ia menambahkan, akan terus melakukan operasi pasar sampai para pedagang daging ayam berjualan seperti sedia kala. “Kami akan lakukan OP sampai para pedagang berhenti mogok dan mau berjualan lagi,” lanjutnya.
Melihat animo positif ini, Alip dan pihaknya akan menambahkan jumlah pasar dan pasokan daging ayam. Namun pasar tersebut haruslah yang memiliki tingkat kunjungan yang tinggi. “Selain menambah jumlah pasar, kami juga berencana menambah pasokan ayam menjadi total 8 ton,” ucapnya.
Seperti pantauan darikita.com, pada pasar Kosambi sendiri sudah terjual 200 kilogram pada jam 10.00 WIB. Lalu pasar Astanaanyar yang juga terjual 350 kilogram, diwaktu yang sama. (Ravi/dk)












