banner

Optimalkan Kualitas SDM Pelayanan

darikita 24 April 2019
MENGAFAL : Untuk meningkatkan SDM yang Cerdas Akhlak dan Intelektual yang Religius, puluhan Struktural ASN di Pemkab Bandung mengikuti membaca dan mengafal Al-Qur’an dibawah binaan MUI.
vertical banner

SOREANG – Selaku Aparatur Sipil Negara (ASN), tentu akan banyak tugas dan amanah yang harus dikerjakan dalam melayani masyarakat. Tak hanya berfungsi sebagai abdi negara, ASN juga harus bisa menjadi teladan bagi masy­arakat.

Untuk itu Bupati Bandung H. Dadang M. Naser mendo­rong jajarannya agar terus meningkatkan kualitas di­rinya, baik secara ahlak maupun intelektual. Hal tersebut selaras dengan sa­lah satu misi pembangunan Pemkab Bandung, di anta­ranya untuk meningkatkan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang religius.

”Salah satu upaya kita un­tuk membentuk SDM yang cerdas akhlak adalah mela­lui kegiatan membaca Al-Qur’an. Kegiatan ini dilaku­kan secara bertahap dimulai dari seluruh pejabat struk­tural di lingkungan Pemerin­tah Kabupaten Bandung. Ke depan akan kita lanjutkan kepada ASN lainnya,” jelas Dadang saat ditemui di So­reang, Selasa (23/4).

Menurut Dadang, dirinya sangat meyakini, Al-Qur’an merupakan kitab pedoman bagi umat manusia. Allah akan senantiasa memuliakan dan meninggikan derajat orang-orang yang selalu mempela­jari Al-Qur’an, baik membaca, menghapal maupun mema­hami isi kandungannya.

Selain itu lanjutnya, Al-Quran juga sangat memungkinkan bisa membangun kecerdasan ahlak, emosi yang stabil dalam mengambil keputusan, se­hingga sesorang bisa arif dan bijaksana dalam berfikir, beru­cap dan berbuat. Untuk itu lanjutnya, kegiatan mem­baca Al-Quran lengkap dengan pelafalan tajwid dan mahroj tersebut, didampingi pem­bina dari MUI Kabupaten Bandung.

”Para pejabat ini harus bisa membaca dan melafalkan Al-Qur’an dengan benar. Dengan pembinaan dari MUI Kabu­paten Bandung, diharapkan mereka yang awalnya belum benar cara membacanya, terbata-bata, atau salah uru­tan ayat dalam sebuah surat, mudah-mudahan bisa mem­perbaikinya,” harapnya.

Kegiatan yang diikuti oleh para camat, para pejabat struk­tural eselon II, III dan IV ter­sebut dimaksudkan agar saat membaca surat Al- Fatihah dan surat pendek, sebagai surat yang selalu dibacakan setiap ibadah shalat, bisa di­lafalkan dengan benar. Baik lafadz maupun harkatnya tidak asal-asalan, termasuk harus paham artinya juga.

“Bagaimana orang yang su­dah berumur belajar cepat memahami Al-Quran. Jadi pemahaman itu buahnya langsung, namun untuk Al-Fatihan dan beberapa surat, mahrojnya harus benar. Ka­rena terulang-ulang dalam solat,” tandasnya.

Sementara itu, Asisten Eko­nomi dan Kesejahteraan Ka­bupaten Bandung Marlan, menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan SDM para pejabat struktural dalam hal kecerdasan ahlak dan in­telektual. Pelaksanaan kegia­tan tersebut dimulai tanggal 22 April dan akan berlangsung hingga bulan Ramadhan 1440 Hijriyah.

”Kalau melek huruf laten, Kabupaten Bandung kan ham­pir 100%, hanya kurang 0,5% yang tidak melek hurufnya. Nah, kalau melek huruf Al-Quran seperti apa? Apalagi 95% masyarakat Kabupaten Bandung adalah muslim. Ma­kanya kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan melek huruf Al-Quran,” Pungkasnya. (yul/rus)

Untuk Anda
Terbaru