Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Selasa, 15 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIBMKG: El Niño Kuat Diprediksi Bertahan hingga Awal 2027

Pelaksana Pembangunan Fly Over Dihentikan

Oleh • 25 Januari 2017 • 08:32

darikita.com,  CIMAHI – Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Kota Cimahi berharap Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bisa menerima usulan untuk menganggarkan kembali pembangunan fly over Padasuka yang belum tuntas pada Tahun Anggaran 2016. Akibat tak tuntasnya pembangunan fly over sesuai dengan target, perusahaan pelaksana sudah diputus kontrak.

Kepala Dinas PU Kota Cimahi Ahmads Nuryana mengungkapkan usulan tersebut disampaikan agar proses penyelesaian pembangunan fly over bisa dilanjutkan pada tahun ini. ”Kami sudah usulkan ke TAPD agar anggaran untuk sisa pekerjaan fly over tersebut dianggarkan pada tahun ini. Karena kami berharap pembangunannya bisa segera dituntaskan,” terangnya, kemarin (24/1).

Menurut dia, penganggaran untuk pembangunan tersebut diharapkan bisa dilakukan pada pembahasan APBD 2017-Perubahan. Saat ini yang akan dilakukan adalah pengamanan fly over yang sudah dibangun sekitar 76 persen dari  yang ditargetkan pada 2016 lalu.  ”Mudah-mudahan TAPD bisa menerima usulan kami sehingga dana untuk melanjutkan pekerjaan fly over bisa tersedia pada tahun ini,” ungkapnya.

Dikatakan Ahmad, untuk pengamanan fly over yang sudah dibangun 2016 lalu dibutuhkan anggaran sekitar Rp 200 juta. Hal itu dilakukan agar fly over bisa dijaga keamanannya dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Sedangkan perusahaan yang mengerjakan pembangunan sudah diputus kontraknya. Pemkot Cimahi hanya membayar 76 persen dari pekerjaan yang sudah dilaksanakannya.

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi Enang Sahri mengatakan akibat tak selesainya pembangunan fly over, dia khawatir akan menimbulkan masalah lain. ”Sekarang harus dicari solusi. Sebab bila tidak diselesaikan akan terjadi masalah baru. Karena bangunan pinggir terklupas bisa saja terkikis air jadi rusak. Jelas ini akan menjadi masalah baru, selain pembangunannya tidak selesai. Proyek tersebut tidak dianggarkan di tahun 2017, karena awalnya bisa tuntas pada akhir  2016,” katanya.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *