Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Pedagang Pasar Panorama Diteror

Oleh • 17 Juni 2015 • 16:10
ISTIMEWA  TERBAKAR: Para pedagang Pasar Panorama Lembang sementara dihadapkan kekhawatiran seteleh beredar isu pembakaran kios. Padahal, mereka telah kehilangan kios pasca kebarakan hebat beberapa bulan lalu.
ISTIMEWA
TERBAKAR: Para pedagang Pasar Panorama Lembang sementara dihadapkan kekhawatiran seteleh beredar isu pembakaran kios. Padahal, mereka telah kehilangan kios pasca kebarakan hebat beberapa bulan lalu.
Beredar Isu Ancaman Pembakaran Kios

Darikita.com, Lembang – Ratusan pedagang Panorama Lembang merasa khawatir terhadap teror akan adanya pembakaran pasar sementara yang berlokasi di pinggir pasar Panorama Lembang yang terbakar lalu. Mendengar kabar tersebut, para pedagang akhirnya mengangkut seluruh barang dagangannya khawatir barang jualannya kembali hangus terbakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, isunya pasar sementara akan dibakar, lantaran dipicu keributan antara pedagang dengan preman pasar. Sontak hal itu membuat para pedagang panik dan tanpa dikomando langsung membongkar kios yang sudah tutup untuk mengambil barang dagangannya. ”Ada teror akan dibakar pasar sementara yang saat ini diisi oleh para pedagang. Kami langsung membereskan barang dagangan kami. Infonya teror trsebut datang pada Senin Magrib (15/6),” kata salah seorang pedagang yang enggan disebutkan namanya kepada wartawan kemarin (16/6).

Meskipun isu ini belum dapat dipastikan kebenarannya, lanjut dia, tapi para pedagang tetap mengangkut barang dagangan. Pasalnya, para pedagang masih trauma atas kejadian kebakaran beberapa waktu lalu. ”Psikologis pedagang belum stabil, maka dengan isu yang dihembuskan oleh pedagang yang tidak bertanggung jawab, membuat kondisi pedagang terteror dan resah,” bebernya.

Dia berharap, kepada Pemkab Bandung Barat dan pihak kepolisian memberikan jaminan rasa aman dan rasa nyaman terhadap pedagang. Bagaimana pun para pedagang masih trauma atas kejadian kebakaran lalu. ”Para pedagang harus dilindungi, jangan sampai dimanfaatkan oleh pihak luar yang ingin mengeruk keuntungan secara pribadi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Panorama Lembang, Haji Awin mengungkapkan, sejauh ini kondusivitas dan koordinasi para pedagang sudah baik. Namun ada saja upaya untuk mengganggu kondisi yang sudah terbangun antar pedagang. ”Sejauh ini para pedagang sudah solid dan koordinasi dengan pemerintah pun sudah harmonis,” tuturnya.

Awin menyatakan, sekitar empat hari lalu, pihak paguyuban dengan kepolisian sudah menyusun dan membuat program pengamanan pasar. Di mana pasar sementara dibagi kedalam delapan blok yang dipegang oleh satu koordinator. ”Itu merupakan upaya para pedagang untuk menciptakan rasa aman dan nyaman di lingkungan pasar,” jelasnya.

Dengan adanya isu ini, Awin berharap dijadikan pelajaran bagi para pedagang untuk membuktikan, kesolidan yang sudah terbangun selama ini. Bahkan ketika isu ini muncul, para koordinator langsung berkoordinasi untuk mengatasi masalah ini. ”Kita harus lebih solid dalam menghadapi berbagai masalah. Kita juga tidak boleh mundur bila membela hal yang benar,” bebernya. (drx/fik)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *