Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Statistik hanya Memori, Dejan Siapkan Taktik Khusus untuk Layani Bali United

Oleh • 11 Mei 2016 • 08:50

darikita.com, Bandung – Pelatih Persib Bandung Dejan Antonic ters membenahi komposisi. Hal ini dilakukan demi hasil terbaik jelang kontra Bali United, Sabtu (14/5) mendatang.

Menurut Dejan, tidak mudah bagi Persib untuk menghadapi Bali United dalam partai ketiga Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Sebab, dalam era kepelatihannya, Maung Bandung sudah tiga kali bentrok dengan Tim berjuluk Serdadu Tridatu tersebut.

Faktanya, dari tiga laga melawan Bali United, Persib belum sekalipun terkalahkan. Rinciannya di pertemuan pertama Maung Bandung unggul 3-0 di Stadion Siliwangi, lalu imbang 1-1 saat bertemu ke Stadion I Wayan Dipta, dan kembali menang 1-0 di Stadion si Jalak Harupat.

”Hari pertama kita fokus seperti biasa itu taktik. Sebab, kita lawan tim yang ini sudah empat kali ketemu. Kita harus hati-hati,” kata Dejan usai memimpin latihan di Lapangan Football Plus, Jalan Sersan Bajuri, Kabupaten Bandung Barat, kemarin (10/5).

Dia menegaskan, mematangkan strategi permainan Persib. Mulai dari skema penyerangan yang agresif, sampai memanfaatkan peluang untuk melakukan serangan balik.

Selanjutnya, Dejan akan mencoba untuk menaikkan level kebugaran para pemain. Apabila tidak memungkinkan, kata dia, setidaknya kondisi fisik pemain bisa setara seperti laga sebelumnya.

”Kita pressing, counter attack, dan terakhir kita fokus ke fisik,” ujarnya.

Dejan menginstruksikan, anak didiknya berkonsentrasi penuh untuk mengikuti latihan. Sebab, dia akan menampilkan skema berbeda guna mengakali permainan skuad Bali United.

”Melawan satu tim sampai empat kali, kita harus berubah sedikit untuk pertandingan nanti. Kita harus fokus dan optimistis,” ulasnya.

Dejan melihat dalam dua pekan perhelatan TSC 2016 ini setiap tim masih saling meraba kekuatan. Menurutnya seluruh klub kontestan belum ada yang memiliki performa stabil. Sehingga, hasil pertandingan kerap imbang ataupun menang tipis dengan angka kecil.

Laman: 1 2

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *