Bank Indonesia menetapkan nominal pemenang lelang reverse repo SBN tujuh hari sebesar Rp12.000 miliar atau Rp12 triliun pada 14 Oktober 2026. Pengumuman resmi mencatat penawaran masuk sebesar Rp18.750 miliar atau Rp18,75 triliun.
Tingkat yang dimenangkan tercatat 5,75 persen. Setelmen berlangsung pada tanggal transaksi, 14 Oktober, dengan jadwal jatuh waktu 21 Oktober 2026. Nominal pemenang lebih kecil daripada total penawaran yang masuk.
Artikel ini merangkum hasil operasi moneter tanggal 14 Oktober, sehingga tidak menyatakan adanya lelang baru pada tanggal penerbitannya. Reverse repo SBN merupakan instrumen operasi moneter BI; tingkat pada pengumuman tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai penawaran bunga simpanan untuk masyarakat.
Sumber: publikasi resmi selengkapnya.

