Bank Indonesia melaporkan penutupan Indonesia Sharia Economic Festival atau ISEF 2026 pada 18 Oktober dengan capaian business matching pembiayaan dan perdagangan syariah sebesar Rp3,16 triliun. Kegiatan berlangsung pada 14–18 Oktober 2026.
Menurut rilis BI, nilai tersebut terdiri atas pembiayaan syariah Rp2,6 triliun dan perdagangan syariah Rp558,4 miliar. Penjualan makanan halal dan fesyen tercatat Rp13,85 miliar. Angka-angka itu memiliki cakupan berbeda sehingga tidak boleh disamakan sebagai satu jenis penjualan.
BI juga mencatat komitmen kerja sama pasar uang dan valuta asing syariah Rp6,05 triliun. Komitmen tersebut perlu dibedakan dari transaksi penjualan yang sudah dibukukan.
Sekitar 93 ribu orang mengunjungi ISEF, yang melibatkan lebih dari seribu pelaku industri halal. Deputi Gubernur BI Solikin M. Juhro menekankan perlunya menghubungkan pembiayaan dengan kegiatan produktif dan memperluas manfaatnya bagi kesejahteraan masyarakat.
Agenda lanjutan yang disoroti mencakup penguatan rantai nilai halal, inovasi pembiayaan, serta literasi dan inklusi melalui transformasi digital. Capaian acara menjadi titik awal untuk menindaklanjuti peluang usaha dan kemitraan yang terbentuk.
Foto ilustrasi perhitungan keuangan: Aaron Lefler/Unsplash; bukan dokumentasi kegiatan yang diberitakan.
Sumber: Publikasi resmi selengkapnya.




