Optimalisasi aset BUMN menjadi pembahasan rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto pada 5 Oktober 2026. Pemerintah mengarahkan kelanjutan penataan perusahaan pada peningkatan produktivitas, efisiensi, dan ruang kerja sama dengan dunia usaha.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyampaikan bahwa program lanjutan akan disusun setelah proses konsolidasi yang berjalan. Besarnya aset menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan pemanfaatan serta hasil yang diperoleh perusahaan. Keterangan ini berisi arah pembahasan pemerintah; rilis tidak memuat daftar transaksi atau nilai kesepakatan baru, sehingga artikel tidak menyatakan sudah ada penjualan aset tertentu.
Sumber: Kemensetneg — rilis resmi. Disusun berdasarkan sumber yang diperiksa pada 10 Oktober 2026.




