Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Sabtu, 7 November 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIPP TUNAS Dorong Platform Digital Melindungi Sekitar 70 Juta Anak Indonesia

Bandung Dijadikan Mentor

Oleh • 16 Mei 2017 • 09:07

darikita.com, SUMUR BANDUNG – Perkembangan Kota Bandung di berbagau bidang tidak hanya menjadi rujukan kota/kabupaten di Indonesia. Pemerintah Kota Cotabato, Filipina pun tertarik mengadopsi pengelolaan tata kota yang dilakukan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.

Kerja sama pemkot Cotabato, Filipina dan pemkot bandung diresmikan dengan ditandatanganinya memorandum of understanding (MoU) antara Ridwan Kamil dan Wakil Wali Kota Cotabato Graham Nazer Guiani Dumama di Balai Kota Bandung, baru-baru ini.

Cotabato dan Bandung memiliki banyak kesamaan. Salah satunya adalah demografi penduduk yang mayoritas muslim. Selain itu, kedua kota tersebut sama-sama menjadi kota pemuda dengan populasi mencapai hampir 60 persen.

”Bedanya, Bandung lebih modern dan punya lebih banyak kesempatan untuk berkembang dibandingkan dengan kota kami,” ujar Graham.

Bagi dia, kunjungan dan kerja sama ini merupakan kesempatan untuk belajar kepada Kota Bandung tentang cara mengelola kota yang moderat namun tetap memproteksi nilai-nilai budaya dan religius.

”Bandung sangat terbuka, sangat beragam, dan juga maju. Kami salut banyak orang-orang menunjukkan keislaman dengan berhijab, tidak seperti di kami,” imbuhnya.

Kerja sama sister city yang dilakukan antara kedua kota ini lebih menekankan kepada kerja sama ekonomi, pendidikan, budaya, dan kepemudaan. Namun, Graham juga ingin belajar tentang konsep pembangunan untuk membuat warga bahagia. ”Happines project Kota Bandung yang saya suka. Saya harap bisa menerapkan itu juga di Cotabato,” ujarnya.

Dia bahkan ingin menempatkan Kota Bandung tidak sekadar sebagai sister city, tetapi juga sebagai mentor. ”Kami akan jadikan mentor bagaimana membangun kota yang seperti Bandung,” tutur Graham.

Sementara itu, Emil –sapaan Ridwan Kamil- pun menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menjelaskan bahwa Kota Bandung menekankan keseimbangan antara pembangunan nilai-nilai karakter dan pembangunan fisik.

Laman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *