Portal berita dari masyarakat untuk IndonesiaJaringan Media KRIEZ  •  Redaksi  •  Pedoman Media Siber  •  Pasang Iklan
Dari Kita • Untuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026
Bandung, Jawa Barat
Berlangganan
TERKINIKemenkes dan CEPI Uji Kesiapsiagaan Target Vaksin 100 Hari untuk Ancaman Pandemi

RK Resmikan Taman Elektrik

Oleh • 12 Februari 2018 • 07:48

BANDUNG – Taman tingkat kewilayahan di Kota Bandung kembali hadir. Kini giliran Kecamatan Gedebage menghadirkan Taman Elektrik di Kawasan RW 04 Kelurahan Cisaranten Kidul. Taman dibangun dengan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT PLN ini diresmikan Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil.

”Rencana program taman, saya kira hanya meneruskan yang belum selesai. Sisanya saya serahkan ke wali kota yang baru, biar punya kreasi sendiri,” ujar walikota usai meresmikan Taman Elektrik, kemarin (11/2).

Ridwan mengatakan, luas Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kota Bandung diupayakan terus bertambah. Saat ini telah ada sekurangnya 70 taman di tingkat RW sebagai upaya menambah RTH. ”Jadi penambahan kita kecil-kecil, tapi banyak dan bermanfaat. Enggak kayak dulu. Beli bukit, beli apa, tetapi kan enggak dimanfaatkan. Sayang. Kita konsep berubah. Receh tapi banyak,” selorohnya.

Emil berharap ke depannya kebijakan program 1 Taman 1 RW ini dapat diteruskan Walikota Bandung terpilih selanjutnya. Tak hanya itu ia pun berharap Program 1 RW 1 Taman perlu sinergitas dengan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK).

”Ini bukan bukanlah program politik, melainkan murni teori pembangunan. PIPPK merupakan konsep desentralisasi di mana kekuatan pembangunan disebarkan secara merata ke seluruh wilayah dan organisasi kemasyarakatan. Tujuannya adalah untuk mempercepat hadirnya perubahan,” tukas Emil.

”Perubahan itu cepat karena dibelanjakan oleh masyarakat sendiri dikerjakan oleh masyarakat sendiri, supaya merata, tidak ada satu jengkal pun RW-RW yang tidak ada sentuhan pembangunan, supaya berdaya, karena masyarakat yang mengerjakan dengan kerja sama,” lanjutnya.

Asisten Manajer PLN Unit Pelaksana Pemeliharaan KIT JBT 2, Endiyaksa menjelaskan bantuan pembangunan taman ini merupakan tanggung jawab sosial PLN terhadap lingkungan . “Program ini merupakan tanggung jawab moril PLN terutama untuk lingkungan. Semoga dengan adanya taman ini masyarat dapat lebih bahagia,” ungkap Endiyaksa. (pan/ign)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *